Rabu, 29 Maret 2017

Pembangunan Dipangkas dari Rencana Awal

Trem Surabaya dari Wonokromo sampai Tunjungan

Rabu, 11 Januari 2017 12:11:25 WIB
Reporter : Arif Fajar Ardianto
Trem Surabaya dari Wonokromo sampai Tunjungan

Surabaya (beritajatim.com) - Pembangunan Moda transportasi Trem yang akan dimulai tahun ini hanya berjarak 9 kilometer. Rencana sebelumnya adalah 17 kilometer .

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan kota (Bappeko) Kota Surabaya, Agus imam Sonhaji mengatakan, pemangkasan tersebut dilakukan, karena keterbatasan APBN. Apabila biaya pembangunan angkutan massal cepat (AMC) seluruhnya mencapai Rp.2,4 Triliun, dengan pengurangan jalur yang dibangun biaya yang dibutuhkan juga akan berkurang.

“Tinggal mengurangi saja. Tapi angkanya yang buat Kementrian Perhubungan,” tuturnya, Rabu (11/1/2017)

Sesuai rencana, jalur trem akan membentang mulai dari Surabaya Selatan ke utara, yakni dari Stasiun Wonokromo menuju jalan Indra pura. Namun, dampak terbatasnya alokasi anggaran, untuk pembangunan tahap awal, yang mencapai 9 kilometer, proyek pembangunan dari Wonokromo akan mengarah ke praban dan balik ke tunjungan.

“Tahap awal sudah disepakati Bu Wali dan Pak Menteri (Menhub). Kalau yang awal selesai dilanjutkan ke Utara hingga Perak,” bebernya.

Agus Imam Sonhaji memperkirakan, minggu ini pihaknya dan pemerintah pusat akan melakukan pertemuan membahas realiasi pembangunan di Surabaya.

“Minggu  ini kita rapat di sini,” papar Mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang ini.

Sonhaji mengestimasi proses pembangunan angkutan massal cepat, trem hanya berlangsung 1,5 – 2 tahun. Dengan adanya sarana transportasi trem, pihaknya yakin akan bisa mengurai kepadatan lalu lintas di Kota Pahlawan.

“Mudah-mudahan dengan adanya Trem akan bsia mengurai kemacetan,” pungkasnya. [rif/but]

Komentar

?>