Rabu, 26 Juli 2017

Wawancara dengan Ketua DPC PDIP Jember Tabroni (2)

PDIP Minta Bupati Jember Lupakan Pilkada Saat Mutasi

Sabtu, 07 Januari 2017 14:14:17 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
PDIP Minta Bupati Jember Lupakan Pilkada Saat Mutasi

Jember (beritajatim.com) - Empat fraksi di DPRD Jember menggulirkan interpelasi terhadap Bupati Faida. Biangnya adalah kebijakan Faida mencopot Farouq dari posisi Sekretaris DPRD Jember tanpa persetujuan parlemen sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016.

Empat partai politik pendukung bupati, yakni PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional, Partai Nasional Demokrat, dan Partai Hati Nurani Rakyat berharap interpelasi tak dilaksanakan. Bagaimana sebenarnya koalisi pendukung bupati memandang mutasi pegawai dan proses interpelasi tersebut?

Berikut bagian kedua dari tiga bagian wawancara Beritajatim.com dengan Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Tabroni, Kamis (5/1/2017) malam.

Apakah PDIP diajak berkomunikasi soal perubahan sekretaris DPRD Jember?

Ketika beliau tidak mengukuhkan kembali pejabat di sekretariat DPRD Jember, kami memahami langkah beliau bahwa beliau akan menempatkan seseorang yang bisa mewakili beliau. Tentunya akan dikomunikasikan dengan PDI Perjuangan. Tentu kami akan dimintai pendapat.

Ada beberapa jabatan kosong, dan kemarin dijelaskan akan dilakukan open biding atau lelang terbuka. Apakah PDI Perjuangan tahu soal ini? Kalau ternyata open biding merambah ke posisi sekretaris DPRD, apakah tak akan menambah persoalan?
Jabatan yang kosong nanti akan dilakukan open biding. Kita tunggul menunggu bupati menyampaikan ke publik, panitia seleksi proses lelang terbuka tersebut. Tinggal nanti apakah semua jabatan yang kosong ditawarkan atau beliau memilih beberapa dulu dilakukan lelang terbuka, termasuk jabatan sekretaris DPRD. Pada posisi ini kami masih menunggu komunikasi lagi.

Kelihatannya PDI Perjuangan tidak terlalu banyak diajak komunikasi dalam perubahan besar-besaran di tubuh birokrasi Jember.
Kami memahami sepenuhnya bahwa (kepada) bupati tidak ada semacam intervensi atau titipan dari A, B, C, agar semua unsur pejabat di birokrasi sepenuhnya loyal kepada bupati. PDI Perjuangan menyampaikan masukan kepada bupati secara umum terkait jabatan-jabatan yang harus diisi beliau.

Apa yang disampaikan?

Kami menginginkan misalnya kita harus melupakan soal pilkada kemarin. Ada mungkin sebagian teman-teman birokrasi memberikan dukungan kepada calon berbeda. Kita ingin itu disudahi. Silakan bupati memilih pejabat yang ada, yang kapabel, profesional, bisa membantu kinerja ke depan. Siapapun mereka kalau itu layak dianggap bisa bekerjasama dengan beliau kami menyarankan bisa dimaksimalkan pikiran dan tenaganya.

Apakah PDI Perjuangan juga mengusulkan nama-nama?

(Tabroni tersenyum). [wir/but]

Komentar

?>