Senin, 23 Januari 2017

Raperda Hari Jadi Jember Batal Dibahas Dewan

Rabu, 28 Desember 2016 18:11:38 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Raperda Hari Jadi Jember Batal Dibahas Dewan

Jember (beritajatim.com) - DPRD Jember membatalkan agenda pembahasan empat rancangan peraturan daerah pada 2017 dan menggantinya dengan raperda lain yang lebih mendesak untuk dibahas dan disahkan.

Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni mengatakan, empat raperda yang dibatalkan adalah raperda perlindungan gumuk, raperda kota ramah perempuan dan anak, raperda hari jadi Kabupaten Jember, dan raperda tentang hibah dan bantuan sosial.

Empat raperda penggantinya adalah raperda tentang kawasan perumahan dan permukiman, raperda pengelolaan zakat infak sedekah, raperda tenaga kerja informal, dan raperda standardidasi pendidikan dasar. "Judul-judul raperda masih akan difinalisasi lagi, menyesuaikan undang-undang di atasnya," kata Thoif, Rabu (28/12/2016).

Pembatalan dan penggantian raperda yang akan dibahas ini disesuaikan dengan prioritas bagi masyarakat dan kesinambungan raperda. "Contohnya: kami sudah ada raperda inisiatif perlindungan lahan pertanian berkelanjutan, yang tentu harus berkesinambungan dengan perda lain seperti perda tentang kawasan perumahan dan permukiman," katanya.

"Ketika lahan pertanian dialih fungsi menjadi real estate, tentu harus diikuti perda kawasan perumahan dan permukiman, yang mengatur kewajiban pengembang ketika lahan pertanian produktif diubah. Dengan demikian tidak mengurangi lahan pertanian produktif," tambah Thoif.

Empat raperda yang dibatalkan akan diusulkan kembali pada 2018. "Bisa juga kami mendorong eksekutif untuk mengajukan raperda tersebut ke DPRD Jember. Kami meminta kepada Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD untuk berkoordinasi dengan Bagian Hukum Pemkab Jember," kata Thoif.

Sementara itu, eksekutif sudah memasukkan enam rancangan peraturan daerah ke DPRD Jember untuk dibahas tahun depan, yakni raperda tentang pajak daerah, raperda tentang retribusi jasa umum, raperda tentang retribusi jasa usaha, raperda tentang retribusi perizinan tertentu, raperda tentang rencana detail tata ruang perkotaan, dan raperda pedoman penetapan izin gangguan. "Jadi total ada 13 raperda akan dibahas di Program Legislasi Daerah 2017," kata Thoif. [wir/but]

Tag : dprd jember

Komentar

?>