Sabtu, 18 Nopember 2017

Penghalang Penerbangan, Gedung SMA PGRI Sumenep Dipangkas

Rabu, 17 Agustus 2016 17:02:17 WIB
Reporter : Temmy P.
Penghalang Penerbangan, Gedung SMA PGRI Sumenep Dipangkas

Sumenep (beritajatim.com) - Rencana relokasi SMA PGRI Sumenep karena mengganggu penerbangan di Bandara Trunojoyo, akan diawali dengan 'pemangkasan' gedung, yang semula dua lantai menjadi satu lantai.

"Pemangkasan gedung itu akan dilakukan oleh Dinas PU Cipta Karya. Yang semula gedung PGRI ini tingginya 11 meter karena 2 lantai, sekarang akan dipangkas 7,5 meter menjadi 3,5 meter," kata Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, Moh. Fadillah, Rabu (17/08/16).

Ia menjelaskan, untuk kepentingan pemangkasan gedung SMA PGRI, pihaknya telah menyiapkan dana sebesar Rp 300 juta dari APBD perubahan 2016.

"Rencananya, pemangkasan oleh Cipta Karya itu akan dimulai bulan ini juga. Ditargetkan, Desember 2016 pemangkasan sudah tuntas, karena Bandara Trunojoyo segera disinggahi pesawat komersil," terangnya.

SMA PGRI Sumenep diminta untuk direlokasi karena merupakan 'obstacle primer' atau penghambat utama keselamatan penerbangan di Bandara Trunojoyo, pasca perpanjangan 'runway' (landasan pacu).

Landasan pacu di Bandara Trunojoyo akan diperpanjang dari 1.130 meter menjadi 1.600 meter, dan diperlebar dari 23 meter menjadi 30 meter. Perpanjangan 'runway' tersebut diargetkan selesai pada November 2016. Apabila sudah selesai, maka jarak antara ujung landasan pacu pesawat dengan bangunan SMA PGRI itu hanya sekitar 230 meter.

"Selama SMA PGRI belum mendapatkan lokasi baru, maka gedung yang lama masih tetap digunakan. Yang dipangkas itu laboratorium dan perpustakaan. Jadi untuk ruang kelas masih tetap bisa digunakan," ungkapnya. (tem/ted)

Komentar

?>