Kamis, 23 Nopember 2017

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Jember 2016-2021

Dana Hibah APBD Jember akan Dipangkas Habis-Habisan

Minggu, 26 Juni 2016 15:45:26 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Dana Hibah APBD Jember akan Dipangkas Habis-Habisan
Siswono

Jember (beritajatim.com) - Dana hibah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Jember akan dikurangi pada 2017. Ini merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021.

"Hibah pada 2016 sebesar Rp 101 miliar. Namun pada 2017, angka menurun drastis jadi Rp 63,5 miliar. Padahal dana hibah selama ini untuk menyandingkan kepentingan masyarakat yang tidak terakomodasi oleh eksekutif. Penyambungnya sebagian adalah teman-teman DPRD Jember," kata juru bicara Fraksi Gerindra Siswono,  dalam rapat konsultasi RPJMD perdana yang dihadiri Bupati Faida dan Wakil Bupati Abdul Muqit Arif, di gedung parlemen, Kamis (23/6/2016) malam.

Menurut Siswono, dana hibah menyangkut kepentingan masyarakat juga. "Jadi ini perlu dijelaskan detail," katanya.

Juru bicara Fraksi Harkat (Hanura dan Demokrat) Anang Murwanto mengingatkan, bahwa anggota DPRD juga terpilih melalui proses politik. "Kami pun terikat janji politik dengan masyarakat yang dibangun saat kontestasi pemilu 2014. Jadi, bagaimana Pemkab Jember ini bisa membangun sinergi dengan DPRD yang juga merupakan representasi masyarakat untuk bisa ikut menjembatani kepentingan masyarakat," katanya.

Pemkab Jember memang memiliki mekanisme musyawarah rencana pembangunan hingga tingkat desa. Namun, menurut Anang, tidak semua warga menyampaikan aspirasi melalui instrumen yang ada. "Kadang mereka curhat melalui teman-teman DPRD Jember. Ini butuh instrumen yang disinergikan. Teman-teman DPRD berharap peran mereka tidak ternegasikan dengan 22 Janji Kerja, tapi justru mampu menjembatani aspirasi dan kepentingan masyarakat Jember," katanya. [wir]

Komentar

?>