Minggu, 21 Januari 2018

Muhammadiyah Surabaya Tuntut Pemerintah Tutup Konten Porno di Google dan Youtube

Selasa, 14 Juni 2016 19:07:36 WIB
Reporter : Aviv Uswatun K
Muhammadiyah Surabaya Tuntut Pemerintah Tutup Konten Porno di Google dan Youtube

Surabaya (beritajatim.com) – Seluruh lembaga dari Muhammadiyah kota Surabaya berkumpul di depan gedung Grahadi Surabaya melakukan aksi demo tentang konten pornoaksi dan pornografi di dunia maya, Google dan Youtube Selasa (14/6/2016).

Aksi demo yang telah dimulai pada pukul 10 pagi ini melibatkan sekitar 200 orang mulai dari lembaga sekolah, mubaligh, amal usaha, Aisyiyah, NA dan IPM. Aksi demo sendiri sengaja dilaksanakan di depan gedung Grahadi Surabaya agar suara mereka langsung didengar oleh pemerintah.

Polsek Genteng mengerahkan sekira 40-50 personil untuk mengamankan aksi ini.

Achmad Barir, salah satu anggota Mubaligh Muhammadiyah Surabaya, mengatakan bahwa aksi demo untuk menutup konten yang berbau pornoaksi dan pornografi pada Google dan Youtube ini terbilang pertama yang pernah ada di Surabaya.

Ide untuk melakukan aksi demo sendiri muncul sejak awal adanya undang-undang Sisdiknas dan dirasa semakin hari peningkatan akses konten tersebut tinggi.

Mengetahui fakta banyak anak kecil yang telah mahir menggunakan gadget, ia melihat bahwa ada potensi rusaknya generasi muda Indonesia jika dibiarkan begitu saja.

“Semua yang ada di situs pornografi dan pornoaksi merugikan. Coba kita bisa bayangkan kalau anak-anak pakai gadget sementara orangtuanya nggak kontrol. Kita tidak tahu, tahu-tahu muncul gambar-gambar entah bentuk animasi atau pun yang vulgar,” beber Barir.

Menurutnya, keyword untuk Google dan Youtube sendiri kini sangat sensitif dengan konten yang dilarang. Ia menambahkan bahwa generasi muda sudah mulai dirusak dari penglihatannya kemudian pikirannya oleh konten-konten tersebut.

“Menkeminfo ini juga harus bertanggung-jawab termasuk pemerintah dalam hal ini. Untuk pemerintah khususnya melalui kota Surabaya kita awali. Nanti kita akan bikin skala nasional ,” ujar Barir.

Setelah aksi demo menuntut Google dan Youtube untuk menutup konten berbau pornoaksi dan pornografi, para pendemonstrasi akan mengadakan audiensi dengan pemerintah lewat DPR.

“Kami dari Muhammadiyah tidak berhenti. Sejak awal sudah mengawal tentang ini,” tambahnya.

Aksi unjuk rasa ini sempat diwarnai dengan hujan yang cukup deras, bahkan aksi tersebut sempat terhenti. Namun, semangat mereka yang tinggi membuat aksi demonstrasi tetap dilanjutkan hingga selesai. [viv/ted]

Tag : youtube google

Berita Terkait

    Komentar

    ?>