Senin, 20 Nopember 2017

Penuh Komplain, PDAM Sidoarjo Tetap Naikkan Tarif Hingga 2017

Minggu, 12 Oktober 2014 18:56:42 WIB
Reporter : M. Ismail

Sidoarjo (beritajatim.com) - Di tengah-tengah kadang muncul adanya komplain pelanggan soal adanya tidak lancarnya debit air yang keluar, PDAM Delta Tirta Sidoarjo, mulai bulan November menaikkan tarif sebesar 5 persen.

Kenaikan tarif air distribusi dari BUMD milik Pemkab Sidoarjo itu berlaku setelah keluarnya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 30 tanggal 12 Agustus 2014. Alasan tarif naik karena mengikuti inflasi yang selama ini terjadi.

"Kenaikan tarif air sudah disosialisasikan dan akan diberlakukan mulai bulan November. Jadi saat pelanggan bayar air untuk bulan November sudah dikenakan kenaikan tarif," jelas Direktur PDAM Delta Tirta, H Djajadi Minggu (12/10/2014).

Sesuai Perbup, kenaikan tarif air PDAM sebesar 5 persen, lanjutnya, akan diberlakukan mulai tahun 2014 sampai tahun 2017. Setiap tahun ada kenaikan tarif 5 persen sampai 2017.

Djajadi mengemukakan, PDAM Delta Tirta menerapkan tarif untuk beberapa kriteria. Untuk pelanggan rumah tangga dengan daya listrik 450 watt, tahun 2014 Rp 2600.00, 2015 Rp 2800.00, 2016 Rp 3000.00 dan tahun 2017 Rp 3200.00. "Untuk pelanggan rumah tangga dengan daya listrik 900 watt, juga dikenakan kenaikan tarif 5 persen," sebutnya.

Kenaikan tarif juga akan diberlakukan bagi pelanggan non air. Yakni, untuk pemasangan sambungan pelanggan baru, administrasi rekening air dan ganti meter. "Kenaikan tarif berkala selama empat tahun, tidak ada perubahan karena sudah diatur dalam perbup. Artinya, selama empat tahun kenaikan tarifnya sudah ditetapkan," jelas pria yang jabatannya akan berakhir Desember 2014 itu.

Djajadi mengemukakan, PDAM harus menaikkan tarif untuk mencari keseimbangan. Antara biaya produksi sampai ke pelanggan harus bisa dipenuhi biaya yang dikeluarkan.

"Selama ini, untuk pemenuhan air pelanggan, PDAM Delta Tirta juga membeli air dari PDAM milik Pemkot Surabaya. Tarif air yang ditetapkan oleh PDAM milik Surabaya itu terus ada kenaikan," jabar Djajadi. [isa/kun]

Komentar

?>