Politik Pemerintahan

Wujudkan Visi Misi, Walikota Mojokerto Survei Pasar Tradisional

Mojokerto (beritajatim.com) – Untuk segera mewujudkan ekonomi daerah yang mandiri, berdaya saing, berkeadilan dan berbasis pada ekonomi kerakyatan melalui peningkatan fasilitas pembangunan infrastruktur daerah sebagaimana visi misi, Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari kembali meninjau beberapa pasar tradisional.

Beberapa pasar yang ditinjau Ning Ita (sapaan Walikota Mojokerto, red) pada kali ini antara lain Pasar Tanjung Anyar, Pasar Empunala dan Pasar Prajuritkulon. Ning Ita menyampaikan bahwa pembangunan pasar tradisional di Kota Mojokerto harus sekalian yang bagus dan tidak membangun asal-asalan.

“Prinsip saya dalam membangun¬†mesisan sing apik karena ini fasilitas untuk masyarakat. Pasar menjadi sentra ekonomi masyarakat Kota Mojokerto dan kegunaannya untuk jangka panjang maka ini harus benar-benar kita bangun sebaik mungkin dengan kualitas yang terbaik,” ungkapnya, Jum’at (11/1/2019).

Masih kata Ning Ita, Pemkot Mojokerto akan membangun dan merevitalisasi pasar tradisional. Pemkot Mojokerto akan menghidupkan pasar tradisional sehingga pedagang kecil di Kota Mojokerto dapat bersaing dengan pasar modern. Tentunya pasar tradisional akan dibangun dengan konsep modern.

Sehingga pertemuan antara pembeli dan pedagang akan lebih nyaman karena jauh dari kesan kumuh. Ning Ita survey pasar tradisional bersama tim dari Kementerian Perdagangan juga didampingi Wakil Walikota, Achmad Rizal Zakaria, Kepala Disperindag Ruby Hartoyo, Kepala BPPKA Agung Moeljono beserta jajarannya.

Di Pasar Prajuritkulon, Ning Ita dicurhati pedagang ptacangan, Suwaji yang sudah 18 tahun menempati pasar tersebut. “Gentengnya banyak yang bocor Bu, jalannya sudah rusak. Kalau kondisinya seperti ini pembeli tidak nyaman, pasar akan terus sepi,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ning Ita berjanji akan memperbaiki pasar tersebut. Aksi spontan juga ditunjukkan ketika berada di Pasar Empunala. Saat akan meninggalkan pasar, Ning Ita sudah di dalam mobil dinasnya dan seketika membuka kaca mobil mendapati seorang kakek berjualan es yang terlihat belum dapat pembeli.

Ning Ita turun menyapa Mochamad Affandi, pedagang es keliling asal Wates dan memborong seluruh dagangannya dan dibagikan kepada stafnya serta pengunjung pasar. Pemkot Mojokerto sangat serius akan menumbuhkan ekonomi masyarakat sesuai dengan penjabaran visi misi.

Yakni ingin segera mewujudkan ekonomi daerah yang mandiri, berdaya saing, berkeadilan dan berbasis pada ekonomi kerakyatan melalui peningkatan fasilitas pembangunan infrastruktur daerah.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar