Politik Pemerintahan

Warga Sokobanah Daya Demo Kejaksaan Negeri Sampang

Massa dari Sokobanah Daya saat demo di halaman kantor Kejaksaan Negeri Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Belasan warga dan sejumlah aktivis yang mengatasnamakan dari Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, mendatanggi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat guna melakukan aksi demonstrasi terkait dugaan korupsi Dana Desa (DD) di desa setempat.

“Kita sudah melaporkan dugaan korupsi DD di Desa Sokobanah ini semenjak 15 Maret 2019 atau selama delapan bulan lalu. Namun, sampai saat ini tidak ada kejelasan penanganan kasus yang kami laporkan,” teriak Sidik, koordinator lapangan (korlap) aksi demo warga Sokobanah, Senin (16/9/2019).

Sidik meminta, kasus yang dilaporkan itu segera ditangani karena menurutnya dana desa merupakan hak rakyat. “Kami minta Kepala Kejari segera menemui kami untuk menjelaskan sejauh mana proses penanganan kasus yang kami laporkan,” ujarnya.

Tak lama kemudian, Ivan kasi Intel Kejari dengan didampinggi oleh Kasi Pidsus Edi Sutomo menemui pendemo dan menjelaskan proses penyedikan kasus tersebut.

“Kami tetap proses kasus yang kalian laporkan bahkan kita telah memanggil pihak kecamatan untuk diperiksa, oleh sebab itu kalau ada bukti-bukti baru tolong sampaikan ke kami,” kata Edi di hadapan pendemo.

Mendapat penjelasan dari Kasi Intel dan Kasi Pidsus massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib dan meningalkan kantor Kejaksaan Negeri Sampang. Sekedar diketahui, dugaan korupsi yang dilaporkan oleh massa dari Sokobanah tersebut terkait proyek irigasi Lebak yang bersumber dari DD sebesar Rp. 589.246.0000.[sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar