Politik Pemerintahan

Warga Puri 14 Tahun Ikut Pelipatan Surat Suara

Mojokerto (beritajatim.com) – Moment Pemilihan Umum (Pemilu) lima tahun menjadi moment yang ditunggu Ani (49) warga Dusun Sumber Gayam, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten ini. Sejak 14 tahun lalu, ia ikut terlibat dalam pelipatan surat suara.

“Sudah 14 tahun ikut terlibat pelipatan suara di KPU Kabupaten Mojokerto, mulai pemilu 2004 yakni Pilpres dan Pilbup,” ungkapnya, ditemui di gudang KPU Kabupaten Mojokerto di Desa Tambak Agung, Kecamatan Puri, Kamis (15/3/2019).

Nia mengaku, awalnya iabdiajak tetangganya yang bekerja di KPU Kabupaten Mojokerto untuk melipat surat suara pada Pemilihan Bupati (Pilbup) 2004 lalu. Saat itu, ia menerima gaji sebesar Rp50 per lembar surat suara.

“Dulu, per 1.000 lembar digaji Rp50 ribu. Dalam sehari bisa dapat 2 box, setiap boxnya isi 1.000 lembar surat suara jadi setiap hari dapat uang Rp100 ribu. Surat suaranya lebih kecil kertas jadi bisa melibat lebih banyak. Karena cepat,” katanya.

Saat ini, dalam sehari ia mendapatkan tiga box. Nia menuturkan jika saat ini dalam satu box isi 500 lembar surat suara sehingga dalam sehari ia bisa mendapatkan Rp150 ribu. Menurutnya, setiap ada moment pemilu, ia selalu ikut dalam pelipatan surat suara.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar