Politik Pemerintahan

Warga Ngampel yang Demo Ancam Bupati Bojonegoro Terbitkan Izin Pasar

Warga Desa Ngampel Melakukan Aksi Demo di Depan Kantor Pemkab Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sejumlah warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro menggelar aksi demo di halaman kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Rabu (14/8/2019). Demo dipimpin langsung oleh Kepala Desa Ngampel, Pudjiono.

Dalam aksi tersebut, pengunjuk rasa menuntut Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah agar segera menerbitkan izin bangun guna serah pasar Desa Ngampel yang belum diterbitkan dan dinilai tidak ada kejelasan sampai saat ini. “Surat pengajuan sudah kami lakukan 1 tahun lalu,” ujar Pudjiono.

Pengajuan surat pengajuan izin alih fungsi tanah kas desa sebagai pasar Desa Ngampel sudah dilakukan sejak 25 September 2015 lalu. Pasar desa tersebut diharapkan bisa menjadi lapangan kerja yang permanen bagi warga sekitar proyek lapangan migas Blok Sukowati yang akan habis masa produksinya.

“Kami minta Bupati memenuhi visi dan misi yang sudah dijanjikan kepada masyarakat saat melakukan kampanye. Kami minta kebijaksanaan Bupati menerbitkan izin,” ungkap Pudjiono.

Namun, aksi demo yang dilakukan sejumlah warga tersebut tidak ditemui oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah. Karena merasa kecewa, pengunjuk rasa kemudian kembali setelah melakukan orasi dan membentangkan kain putih yang berisi tuntutan mereka.

“Kami akan pulang dan kembali membawa massa yang lebih banyak. Kalau tetap tidak ada respon dari bupati maka rencana akan menghadap ke Presiden Jokowi,” pungkasnya.

Pemkab Bojonegoro mewakili Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah massa ditemui oleh Asisten 2 Pemkab Bojonegoro, Setyo Yuliono. Namun, warga yang melakukan aksi demo tidak terima. Mereka meminta agar ditemui langsung oleh Bupati. [lus/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar