Politik Pemerintahan

Warga Komplain Pembangunan Apartemen Nayumi Sam Tower di Malang

Malang (beritajatim.com) – Warga Kelurahan Jatimulyo mengeluhkan pembangunan Apartemen Nayumi Sam Tower di Jl Sukarno-Hatta. Keluhan karena tidak pernah diberitahu atau dimintai izin terkait pembangunan proyek itu.

Ketua RW 10 Kelurahan setempat, Wisynu mengatakan, warga dalam beberapa hari ini mengaku dibisingkan dengan suara pembangunan apartemen. Sebab, pembangunan proyek itu dilakukan tidak hanya siang hari tapi juga malam hari saat warga saat berisitirahat.

“Izin gangguan atau HO, kita tidak diajak berkomunikasi. Sebelum puasa sudah ada komunikasi katanya mau sosialisasi ke warga. Saya minta tolong warga saya diundang. Namun itu pun sifatnya silaturahmi saat bertemu, bukan sosialisasi. Sampai pada malam hari ada suara mesin, tidak tahu kegiatan apa,” kata Wisynu.

Dia mengaku banyak menerima protes dari warganya atas aktivitas proyek itu. Akhirnya, Wisynu bersama warga lainnya melapor ke Wali Kota Malang dengan tembusan ke DPRD Kota Malang, DLH, DPUPR, camat dan lurah.

Mendapat laporan dari warga, Komisi C DPRD Kota Malang melakukan inspeksi mendadak proyek pembangunan Apartemen itu, Jumat (2/8/2019). Mereka ingin mempertanyakan langsung perizinan pembangunan proyek.

Dito Arief Anggota Komisi C DPRD Kota Malang mengatakan, komisi C juga datang untuk mempertanyakan beberapa prosedur pembangunan apartemen antara lain,terkait IMB, izin Amdal serta HO. Menurutnya, DPRD melakukan sidak atas dasar laporan dari masyarakat.

“Sebagaimana pengalaman sebelumnya, proses pembangunan harusnya terkomunikasikan dengan warga sekitar. Sejauh ini kami melihat belum ada komunikasi ke sana,” papar Dito.

Dito mengungkapkan, sesuai keterangan DLH Amdal untuk proyek ini sudah keluar. Dia menyebut, seharusnya sebelum keluarnya amdal harus ada persetujuan dengan warga. Untuk itu dalam waktu dekat DPRD Kota Malang bakal memanggil pihak Sam Tower untuk mendapat keterangan lebih jelas.

“Kemarin juga diinformasikan ada aktivtas malam. Direkam dan dilaporkan warga kepada kami. Kami di sini, ingin mempertanyakan proses perizinan terkait pembangunan ini, karena belum ada izin, kami harap tidak ada aktivitas pembangunan di sini,” tandas Dito. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar