Politik Pemerintahan

Warga Desa Tak Keberatan Lotte Grosir Berdiri di Malang

Malang (beritajatim.com) – PT Lotte Grosir Indonesia berencana mendirikan gerai di Jalan Raya Mondoroko, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Nilai investasi yang akan digelontorkan, mencapai lebih dari Rp 300 milyar.

Namun, rencana tersebut masih belum dapat direalisasikan. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Malang belum memberikan izin kepada Lotte Grosir.

Pemerintah Kabupaten Malang menganggap bahwa rencana Lotte Grosir berbenturan dengan peraturan daerah (Perda) nomor 3 tahun 2012 tentang perlindungan dan pemberdayaan pasar tradisional serta penataan dan pengendalian pusat perbelanjaan dan toko modern.

Padahal, pihak Lotte Grosir sudah mengurus berbagai perizinan. Termasuk sosialisasi kepada masyarakat.

Menanggapi hal ini, Kepala Desa Banjararum, Za’fari menyampaikan bahwa pihaknya sebenarnya tidak keberatan. Asalkan, Lotte Grosir tidak melanggar prosedur.

“Kalau pemerintah desa yang penting prosedur itu dilakukan dan bisa diterima masyarakat. Tidak ada masalah. Termasuk salah satunya, itu untuk tenaga kerja harapannya. Dua, dari pihak Lotte itu mau bekerjasama dengan masyarakat, barangkali ada produk-produk dari masyarakat bisa dimasukkan, dan masyarakat bisa kulak (membeli barang, red), seperti itu,” ungkap Za’fari, Senin (2/12/2019).

Za’fari juga membenarkan jika pihak Lotte Grosir beberapa waktu lalu sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Termasuk perangkat desa hingga RT/RW.

“Kalau tetangganya ini kan area rumah sakit dan perumahan. Jadi waktu itu, kita mendapatkan undangan, kemudian menyeluruh dilakukan di Kantri (nama rumah makan di Singosari, red),” tuturnya.

Sebagai informasi, Lotte Grosir melakukan sosialisasi tersebut pada Kamis (14/3/2019). Dari hasil sosialisasi tersebut, masyarakat pun menyambut baik gerai Lotte berdiri dan tidak keberatan. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar