Politik Pemerintahan

Wakil DPRD Sampang Duga Ada Kejanggalan Proyek

Sampang (beritajatim.com) – Memasuki pertengahan Tahun Anggaran 2019, rencana pelaksanaan program kegiatan di wilayah Kabupaten Sampang, mulai tercium aroma ploting proyek untuk para oknum kontraktor.

“Musim proyek 2019 ini, kami telah mencium semua program kegiatan (proyek) baik sifatnya Penunjukan Langsung (PL) maupun kontraktual sudah diploting,” terang Wakil Ketua 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Abdus Salam saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/6/2019).

Lanjut Abdus Salam, apabila sistem ploting tersebut benar, dipastikan terjadi sebuah persaingan antar kontraktor yang tidak sehat. Selain itu akan menimbulkan efek yang tidak kondusif karena terjadi kecemburuan sosial.

“Tapi jika dijalankan secara profesional sesuai aturan dan profesionalisme, maka kualitas hasil pengerjaan serta kondusifitas akan terjamin. Dan bagi kontraktor yang kalah tender ya legowo karena sekarang sudah zamannya era transparansi,” ujarnya.

Masih kata Abdus Salam, postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2019, untuk kegiatan fisik yang sifatnya kontraktual yaitu mencapai 60 persen. Sedangkan yang bersifat PL mencapai 40 persen.

“Yang jelas posturnya lebih banyak yang lelang daripada PL,” imbuhnya.

Sayangnya, Kabag Barjas Sekretariat Pemkab Sampang, Cholilurrahman belum bisa dikonfirmasi terkait peluncuran pengerjaan proyek TA 2019. [sar/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar