Politik Pemerintahan

Wakil Bupati Mojokerto Minta ASN Tak Alergi Kritik

Mojokerto (beritajatim.com) – Mampu mengintegrasikan dan mengarahkan seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) pegawai serta cakap dalam berinovasi sangat diperlukan bagi seorang pejabat struktural. Hal ini ditekankan Wakil Bupati Mojokerto pada upacara penutupan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan VI Tahun 2019 di Pendopo Graha Maja Tama Pemkab Mojokerto.

“Tantangan sektor publik makin besar. Seorang pejabat struktural harus punya kemampuan manajerial dan dapat mengarahkan seluruh sumber daya pegawai. Diklatpim tidak saja menjadwalkan dan menghitung jam pembelajaran, tapi juga membangun alur pikir dan pemahaman,” ungkap Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, Jumat (28/6/2019).

Di hadapan 40 orang peserta, Wakil Bupati berharap agar para peserta mampu menjalankan tugas dan terus berinovasi baik bertugas atau menjalankan fungsi jabatannya. Wakil Bupati juga meminta agar Aparatur Sipil Negara (ASN), tidak menutup diri terhadap kritik masyarakat. Namun harus memberi respon cepat dan memberi informasi yang benar.

“ASN jangan menutup diri terhadap kritik masyarakat. Jangan alergi. Itu semua bisa diatasi, asal direspon dengan cepat dengan memberi informasi yang benar dalam melayani masyarakat. Maka pejabat struktural harus mampu menjabarkan kebijakan pimpinan dan menangkap keinginan masyarakat sesuai tupoksi dan kapasitas masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provini Jawa Timur, Sucipto menekankan pada para peserta diklat agar menjadi pemimpin yang transformatif. “Terus berinovasi bagi masyarakat, mewujudkan pemerintahan kelas dunia tahun 2024. Dengan adanya industri 4.0, ada tantangan perubahan inovasi yang sangat besar,” ujarnya.

Sehingga, lanjut Sucipto, mau tidak mau harus dijalankan dengan basis IT. Dari sini bisa dilihat pentingnya kolaborasi dan networking yang sudah diajarkan di diklatpim ini dan diharapkan pada tahun 2024 nanti, harus tercapai pemerintahan kelas dunia. Sucipto berpesan agar para peserta, untuk menghilangkan mindset ketidakmungkinan terhadap perubahan inovasi. ASN harus percaya dengan perubahan, mampu bekerja sama dan melayani masyarakat.

Hadir mendampingi Wakil Bupati dalam penutupan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan VI Tahun 2019, Sekdakab Herry Suwito, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mojokerto Susantoso serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar