Politik Pemerintahan

Wabup Mojokerto Beri Apresiasi Dua Inovasi di Kecamatan Jetis

Wabup Mojokerto saat launching inovasi Kecamatan Jetis. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Kecamatan Jetis kembali berinovasi lewat dua program anyar. Yakni Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Minggu pagi serta inovasi bernama Merpati Putih (Meraih harapan tak pernah mati dan jangan pernah putus cinta kasih).

Launching kedua program tersebut digelar di lapangan Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Minggu (6/10/2019) oleh Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto Pungkasiadi yang didampingi Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi.

Selain launching inovasi, digelar juga lomba mewarnai yang diikuti 2.000 orang siswa Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan anak usia diniĀ (PAUD) se-Kecamatan Jetis. Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan paket bantuan pada 16 orang lanjut usia (lansia) secara simbolis senilai total Rp16 juta.

Camat Jetis Iwan Abdillah mengatakan, CFD digagas sebagai bentuk kepedulian akan pentingnya hidup sehat, upaya mendongkrak ekonomi masyarakat serta kestabilan lingkungan sosial yang diambil dari manfaat bersilaturahmi. Sedangkan Merpati Putih, dibentuk dengan tujuan utama peduli lansia tidak mampu dengan memberi bantuan makanan bergizi.

“CFD inisiasi dari Kades Jetis Bapak Martono dan sudah lima kali ini dilaksanakan. Kami berharap CFD bisa dijadikan wahana rekreasi keluarga, silaturahmi, dan penggerak ekonomi kreatif masyarakat. Merpati Putih adalah bentuk rasa peduli pada para lansia tidak mampu agar mereka tetap mendapat asupan makanan yang cukup, sehat dan selalu tersenyum bahagia,” ungkapnya.

Sementara itu, Wabup Mojokerto Pungkasiadi mengapresiasi dua inovasi yang dilaunching. Ia setuju bahwa program bersifat rekreasional, dan mengasah kepekaan sosial, harus terus digalakkan rutin. “CFD itu menghidupkan. Ada olahraga bersama yang memberi manfaat kesehatan, UMKM bangkit, serta hubungan keluarga dan silaturahmi meningkat,” katanya.

Untuk Merpati Putih, orang nomor dua di Kabupaten Mojokerto ini juga beri aplus. Karena melalui program tersebut diharapkan akan meningkatkan kualitas hidup para lansia kita yang kurang mampu. Diharapkan Kecamatan Jetis agar mempertahankan inovasi yang sudah ada.

“Karena inovasi adalah sesuatu yang bisa diciptakan. Namun mempertahankan adalah hal yang berbeda dan kadang sulit dijalankan. Membuat (inovasi) itu mudah, mempertahankan yang susah. Saya minta ini dijaga terus, harus konsisten,” pesan Wabup. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar