Politik Pemerintahan

Wabup Jember: Kreasi Santri Bisa Ditampilkan dalam JFC

Wabup Jember Abdul Muqit Arief

Jember (beritajatim.com) – Wakil Bupati Abdul Muqit Arief setuju dengan tuntutan Aliansi Santri Jember agar Jember Fashion Carnaval (JFC) lebih menekankan warna lokal Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam acara tersebut.

Dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati, Jalan Sudarman, Rabu (7/8/2019), Aliansi Santri Jember menuntut agar JFC tahun depan menonjolkan budaya lokal Jember. Mereka mendesak agar JFC mengeksplorasi budaya lokal Jember dan berhenti menampilkan budaya luar.

“Kalau bisa seperti Banyuwangi Ethno Carnival. Jadi daripada mempertontonkan hal seperti kemarin, rekomendasi para ustad adalah lebih mengeksplor budaya lokal,” kata Faturrohman, koordinator aksi.

Muqit mengatakan, JFC sebenarnya terbuka terhadap semua masukan. “Kalau seandainya dari pihak santri, ada kreasi yang bisa ditampilkan, itu bisa dimasukkan dalam JFC. Jadi kita ikut mewarnai. Itu bisa dikomunikasikan dengan manajemen. Tapi harus bagus, karena ini (berkelas) internasional,” katanya.

Muqit lantas menjelaskan hasil pertemuan JFC dengan para kiai dan tokoh di Pendapa Wahyawibawagraha kemarin sore. “JFC kemarin sudah menyampaikan bahwa masukan-masukan dari para tokoh beberapa tahun lalu sudah menjadi pegangan, bahwa bagaimana pun JFC yang sudah mendunia, tetap akan mempertahankan nilai-nilai ketimuran dan disesuaikan tradisi di Jember. Hanya saja kemarin bisa dikatakan teledor, karena ada tamu dari Jakarta yang ingin menghormati kedekatan dengan almarhum Dynand Fariz, yakni Cinta Laura,” katanya.

“Cinta Laura dengan timnya datang ke Jember ingin ikut memeriahkan JFC. Setelah diberi kesempatan, JFC tidak sempat mengetahui kostum apa yang akan ditampilkan. Ternyata tampilannya ya seperti itu yang insya Allah banyak beredar di media sosial. Itu tak hanya menyentak kalangan santri. Tapi seluruh tokoh di Jember sangat tersentak,” kata Muqit.

Menurut Muqit, JFC dan Pemkab Jember sudah minta maaf kepada para kiai dan tokoh. “Pihak JFC berjanji hal itu tak akan terulang lagi. Ke depannya, setiap apa yang akan digelar JFC akan dipresentasikan di hadapan para tokoh di Jember,” katanya. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar