Politik Pemerintahan

Wabup Cek Pelaksanaan Proyek Ring Road Tuban, Ini Progresnya

Tuban (beritajatim.com) – Sebagai upaya kontrol dalam pelaksanaan pembangunan proyek Jalan Lingkar Selatan (JLS) atau Ring Road di selatan Kota Tuban, Wakil Bupati (Wabup) turun langsung untuk melakukan pengecekan keberadaan proyek jalan yang menghabiskan anggaran puluhan miliar rupiah itu, Jumat (5/7/2019).

Wabup memastikan bahwa proses pengerjaan proyek tersebut sudah mulai dilaksanakan oleh tiga kontraktor yang menang atas lelang tender pengerjaan jalan lingkar tersebut. Diharapkan, proyek bisa berjalan dengan lancar dan bisa selesai tepat waktu sesuai dengan kontrak yang ada.

Data yang dihimpun beritajatim.com, proyek Ring Road di Tuban itu dibagi menjadi tiga ruas bagian yang kemudian dikerjakan oleh tiga rekanan yang telah menang lelang. Pembuatan jalan lingkar ditahap awal tersebut mulai dari Desa Tunah, Kecamatan Semanding sampai dengan Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban.

“Ini kita melakukan pengecekan pembangunan proyek ring road ini. Kita lakukan pengawasan dengan rutin untuk memastikan pelaksanaan proyek ini dikerjakan dengan benar,” terang Noor Nahar Hussein, Wakil Bupati Tuban setelah pengecekan proyek JLS itu.

Salah satu titik proyek Jalur Ring Road Tuban

Dari tiga ruas proyek jalan itu semua sudah mulai dikerjakan oleh masing-masing kontraktor yang memenangkan lelang. Tiga kontraktor penggarap jalan lingkar itu masing-masing adalah PT Tectonia Grandis, asal Surabaya, PT Telaga Pasir Kuta dan PT Sugih Waras Jaya yang berasal dari Kabupaten Tuban sendiri.

“Dari tiga titik ruas ini sudah mulai semua. Untuk prosentase belum bisa diketahui karena memang ini baru mulai proyeknya, sekitar dua minggu,” papar politisi PKB itu.

Dari tiga titik ruas jalan itu, sudah mulai pengerjaannya mulai dari pembukaan lahan, pembersihan lahan, dan juga ada yang sudah mulai dilakukan pengerasan. Sedangkan pada ruas titik ke tiga nantinya akan ada pembangunan jembatan, sehingga Wabup meminta kontraktor untuk optimal mengerjakan jembatan terlebih dahulu.

“Pada ruas ketiga ini ada jembatannya, jadi harus diperhatikan serius dan dikerjakan terlebih dahulu. Pengerjaannya ini harus sesuai target dan secara utun. Jangan sampai mengerjakan berat di belakang, yang itu nanti akan menimbulkan masalah,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk tiga ruas proyek jalur lingkar selatan Kabupaten Tuban tersebut total anggaran setelah lelang menjadi sekitar Rp 47 miliar yang turun dari pagu awal sekitar Rp 69 miliar. Yang mana para kontraktor yang menang dalam proses lelang proyek Ring Road di Tuban itu berani turun harga hingga sekitar 30 persen dari pagu awal.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar