Politik Pemerintahan

Visi Whisnu Sakti untuk Surabaya: Dana 100 Juta per RT, Hingga Pembangunan Subway dan Monorail

Whisnu Sakti Buana Wakil Wali Kota Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Politisi PDIP sekaligus Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana akhirnya blak-blakan terkait visi yang Ia miliki dalam membangun Kota Pahlawan dan melanjutkan keberhasilan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Minggu (10/11/2019).

Bertepatan dengan momen Hari Pahlawan, Whisnu Sakti Buana menegaskan jika penguatan identitas Surabaya sebagai Kota Pahlawan akan menjadi salah satu fokusnya ke depan jika mendapat amanah masyarakat untuk mengemban jabatan Wali Kota.

“Identitas Surabaya sebagai Kota Pahlawan harus diteguhkan kembali. Saya memiliki rencana untuk mewujudkan Surabaya sebagai Kota Pahlawan yang religius dan nasionalis melalui sejarah patriotisme arek-arek Suroboyo,” ujar pria yang akrab disapa WS ini.

“Wisata sejarah baru akan kita kembangkan. Hal ini bisa dilakukan melalui revitalisasi kawasan cagar budaya dan pengembangan peninggalan di Surabaya. Monumen-monumen pahlawan di Surabaya pun akan kita dirikan. Pahlawan ini dari berbagai bidang. Mulai dari Pahlawan Kemerdekaan, Olahraga, Seni, Budaya, hingga Ekonomi,” tambah Whisnu Sakti.

Dari sisi ekonomi, alumnus Teknik Industri ITS Surabaya ini memastikan akan membawa program Surabaya Berdikari. Pengembangan SDM dan infastruktur penunjang akan menjadi fokusnya.

“Alokasi anggaran 50-100 juta per RT akan kita wujudkan demo pemerataan pembangunan infrastruktur, SDM, dan ekonomi. Pusat-pusat pertumbuhan ekonomo baru melalui destinasi wisata akan kita bangun. Di antaranya adalah Hutan Wisata di Surabaya Barat dan Taman Hiburan dan Wisata Pantai di Surabaya Timur,” tegas Whisnu Sakti.

Putra tokoh PDIP (alm) Soetjipto ini pun memastikan akan melanjutkan pembangunan-pembangunan yang telah digagas oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini maupun Wali Kota Surabaya sebelumnya, Bambang DH. “Upgrading Kampung Dolly menjadi kawasan sentral industri kreatif akan kita lanjutkan. Badan-badan usaha milik RT akan kita kembangkan bersinergi dengan Kampung Tematik,” jelasnya.

Kebutuhan Kota Surabaya akan transportasi publik yang memadai pun juga dipandang Whisnu Sakti menjadi fokus utama. “Diantaranya, sudah mulai kita buat perencanaan terkait subway sebagai sistem transportasi massal yang modern dan ramah lingkungan,” ujarnya.

“Subway itu untuk kawasan utara hingga selatan. Sedangkan untuk kawasan timur ke barat, kita buat perencanaan untuk monorail. Ini penting demi pemantapan Surabaya sebagai pusat perdagangan barang dan jasa di tingkat regional hingga global,” pungkas Whisnu Sakti.(ifw/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar