Politik Pemerintahan

Usung Calon untuk Pilbup Mojokerto 2020, PDIP Punya Rumus Sendiri

Sekretaris Panitia Penjaringan Bakal Cabup dan Cawabup PDIP Kabupaten Mojokerto, Supriyanto. Foto : misti/beritajatim

Mojokerto (beritajatim.com) – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Mojokerto punya rumus untuk menentukan siapa Calon Bupati (cabup) dan Calon Wakil Bupati (cawabup) Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto 2020 mendatang. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP akan melakukan survei internal.

Sekretaris Panitia Penjaringan Bakal Cabup dan Cawabup PDIP Kabupaten Mojokerto, Supriyanto mengatakan, dalam merumuskan Cabup dan Cawabup yang bakal diusung dalan Pilbup Mojokerto, PDIP juga bakal menggelar survei internal.

“Survei biasanya dilakukan DPD PDIP Jatim sebelum nama-nama yang masuk dalam penjaringan dan disetorkan ke DPP PDIP. Salah satu faktor yang menentukan adalah hasil survei inilah, prosentasenya 40 persen,” ungkapnya, Selasa (17/9/2019).

Sisa 60 persen lainnya yakni finansial calon untuk membiayai saksi, kampanye dan akomodasi tim. Kebutuhan finansial tak dipungkiri turut menyukseskan pilkada, utamanya untuk kebutuhan saksi dan kampanye calon. Calon yang tak memiliki cukup finansial, kemungkinan besar untuk bisa direkom sangat kecil.

“Namun keuangan calon juga bukan merupakan satu-satunya faktor penentu untuk bisa mendapatkan rekomendasi partai. PDIP juga akan mempertimbangkan tingkat popularitas dan elektabilitas bakal calon yang sudah masuk dalam penjaringan,” jelasnya.

Supriyanto menambahkan, DPP PDIP tak hanya merekomendasi calon yang punya modal saja, namun juga melihat dari cawabupnya. Cabup tidak punya modal, namun lanjut politisi yang sudah 22 tahun menjadi kader PDIP Kabupaten Mojokerto ini, cawabup memiliki modal juga ada.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar