Politik Pemerintahan

Unggul di Debat Kedua, Sentimen Jokowi Positif di Sosmed

Surabaya (beritajatim.com) – Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Meutya Hafid mengaku bangga dengan hasil yang ditampilkan Capres Jokowi saat debat putaran kedua.

“Beliau berhasil menjawab berbagai pertanyaan dengan baik dari panelis maupun capres 02. Beliau tidak mengawang, tapi konkret, apa yang sudah dilakukan dan apa yang akan dilakukan. Tidak hanya retorika. Beliau juga menyampaikan optimisme dan rileks. Ketika mengkritik tetap pada porsinya dalam rangka menjawab pertanyaan, tidak mengada-ada,” tegasnya.

Data TKN menyebutkan pembicaraan di sosial media (sosmed) sentimen positif untuk Jokowi 58-59 persen, dibandingkan 29 persen sentimen positif untuk capres 02. “Kepuasan kami tercerminkan dari hasil analisis terhadap sosmed. Respons positif kami jauh dibandingkan debat pertama,” jelasnya.

Pengamat politik The Habibie Center, Bawono Kumoro berpendapat bahwa pihaknya sepakat debat semalam lebih hidup dibandingkan debat pertama. “Agak terlihat capres 01 lebih unggul. Saya sebenarnya berharap Prabowo membalikkan keadaan di debat kedua ini. Sayangnya, Prabowo punya peluang ‘menembak’ Jokowi, tapi tidak digunakan. Pak Jokowi menunjukkan pemerintah memenangi perusahaan tambang, tapi Prabowo tidak menggunakan kesempatan itu,” jelasnya.

Dirinya melihat Prabowo agak bingung dengan narasi besarnya. “Mungkin Prabowo memang suka berputar-putar di narasi besar. Operasionalnya seperti apa, itu yang kurang dari Prabowo. Termasuk soal Unicorn, yang menarik Prabowo bilang ini berpotensi bawa uang ke luar negeri. Sebenarnya itu bisa dieksplore Prabowo. Prabowo banyak terjebak di narasi besar akhirnya melepaskan mic dan setuju dengan Jokowi,” paparnya.

Jokowi di luar dugaan, lanjut dia, lebih rileks dibandingkan debat pertama. “Debat kedua ini, Jokowi menguasai panggung,” katanya.

Pengamat Politik UPH yang juga Direktur Eksekutif EmrusCorner, Emrus Sihombing menambahkan, Jokowi membuktikan pemilik lahan luas di Kaltim dan Aceh adalah Prabowo.

“Menurut saya, itu sangat telak sekali. Kepemilikan tanah, sah-sah saja asal sesuai UU. Prabowo punya lahan sesungguhnya tidak masalah, tapi itu tidak dijawab. Sebenarnya Prabowo ada peluang menembak Jokowi soal impor beras, tapi tidak sampai ke sana. Secara overall menurut saya debat semalam dimenangkan Jokowi. Kalau skor itu minimal 3-2. Kenapa Jokowi menang? Karena dia pelaku, dia tahu data dan persoalannya. Dia pemimpin yang langsung turun ke lapangan,” pungkasnya. [tok/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar