Politik Pemerintahan

Paska Pemilu,

Ulama Kabupaten Kediri Serukan Jaga Stabilitas Politik dan Keamanan

Kediri (beritajatim.com) — Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ikhsan Jampes Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, KH Busro Karim memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Kediri yang berjalan aman dan lancar.

“Saya mengimbau, mari kita semua menjaga Kabupaten Kediri serta Negeri ini yang aman tentram dan kondusif,” ujar KH. Busro Karim Ulama Sepuh yang ada di Kabupaten Kediri, Jumat (3/5/2019).

KH. Busro mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kestabilan politik dan keamanan dalam negeri mewujudkan kerukunan, persatuan dan kesatuan umat. Terlebih menjelang bulan suci ramadan 1440 Hijriyah. Pihaknya juga meminta kepada seluruh pihak untuk ikut berperan aktif menjaga ideologi Pancasila.

“Pemilu 2019 telah berjalan aman dan lancar, utamanya di Kabupaten Kediri,” tegas KH. Busro.

Masih kata KH. Busro, pihaknya mengapresiasi kepada penyelenggara Pemilu Kabupaten Kediri, karena telah melaksanakan pemilu yang jujur serta transparan.

“Terimakasih kepada penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU, Bawaslu, PPK, PPS dan KPPS karena pelaksanaan pemilu 2019 di Kabupaten Kediri mulai dari pencoblosan dan penghitungan berlangsung jujur, adil, transparan dan demokratis,” ucap Kiai Busro.

Kepada jajaran aparat keamanan Polri, TNI, Linmas serta semua yang terlibat dalam kegiatan pemilu serentak juga disampaikan terima kasih karena Kabupaten Kediri dalam kondisi aman dan kondusif.

“Kita harus menjaga kebersamaan, kerukunan dan persatuan yang selama ini telah terjalin dengan baik,” tutupnya.

Sementara itu MUI Kabupaten Kediri, melalui Ketuanya KH. Imam Sanusi mengatakan bahwa pemilu di Kediri berjalan jujur adil dan transparan hingga tahap rekapitulasi serta rapat pleno

“Apalagi beberapa waktu yang lalu, sudah dilakukan deklarasi Damai di Polres Kediri (26/4/2019) pasca pencoblosan yang di ikuti oleh Forkopimda, KPU,Bawaslu dan peserta partai politik yang ada di Kabupaten Kediri ” kata KH. Imam Sanusi. [nng/ted].

Apa Reaksi Anda?

Komentar