Politik Pemerintahan

Uji KIR di Bangkalan Diwacanakan Berubah Smartcard

Uji Kir Dishub Bangkalan.

Bangkalan (beritajatim.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangkalan, merencanakan perubahan uji KIR yang semula manual menjadi berbasis elektronik.

Sayangnya, rencana tersebut masih sebatas mimpi belaka. Sebab, belum ada Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur hal perubahan uji KIR.

Kepala Bidang Lalu Lintas, Ariek Moein menyampaikan, perubahan sistem tersebut untuk meminimalisir adanya pungli sekaligus lebih efisien. Meski pihaknya telah siap, Perda di Bangkalan masih menerapkan Uji KIR menggunakan buku manual.

“Kita sudah siap untuk beralih ke smartcard, namun kan di Perda masih tertulis Buku KIR. Jadi untuk diterapkan kita masih menunggu Perda dulu,” terangnya, Selasa (14/1/2020).

Padahal, penerapan smartcard ini sangat memberi manfaat.Nantinya dalam penerapan Smartcard ada dicantumkan barcode yang berisi data kendaraan dan juga hasil uji KIR, seluruh data tersebut akan terhubung pada Kemenhub.

“Ketika seluruh data sudah menjadi satu di Kemenhub, maka secara otomatis kita tidak akan bisa memproses kendaraan yang sudah di modifikasi sedemikian rupa. Dengan begitu, pemilik kendaraan harus mengembalikan fisik kendaraan pada bentuk semula sesuai standart yang berlaku,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Bapemperda DPRD Bangkalan Husni Syakur mengaku hingga saat ini usulan perubahan Perda tersebut belum ada. Nantinya, jika Dishub melakukan usulan melalui Komisi A, maka bisa jadi Perda tersebut dilakukan perubahan.

“Sampai sekarang belum ada usulan perubahan Perda. Untuk anggaran kami tidak tahu. Yang pasti sampai saat ini belum ada. Kalau dirasa efektif, boleh diusulkan,” tandasnya. [sar/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar