Politik Pemerintahan

Tunjuk Nur Ahmad sebagai Plt Bupati Sidoarjo, Ini Pesan Khofifah

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan surat tugas kepada Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin sebagai Plt Bupati Sidoarjo di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (14/1/2020).

Ini setelah Bupati Sidoarjo Saiful Ilah terkena OTT KPK pada Selasa (7/1/2020) malam.

“Berdasarkan pemberitaan dan konfirmasi dari Mendagri, akhirnya Mendagri menyampaikan untuk Pemkab Sidoarjo, gubernur ditugaskan mengeluarkan surat perintah tugas kepada Wakil Bupati Sidoarjo untuk menjadi Pelaksana Tugas Bupati Sidoarjo. Kami ucapkan selamat bertugas. Seluruh Forkopimda agar menjalankan tugas dengan baik dan bisa kondusif. Memasuki anggaran baru, APBD Tahun 2020 agar menjalankan dengan baik dan amanah,” ujar Khofifah kepada wartawan.

Menurut Khofifah, Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad saat ini harus bisa mengembalikan kepercayaan publik kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

“Pesan saya tadi sudah saya sampaikan kepada Forkopimda. Di dalamnya juga kepada DPRD. Kalau Forkopimda solid, kondusif, maka trust (kepercayaan) kepada pemkab Insya Allah terjaga,” katanya.

Selain itu, gubernur juga menyampaikan kepada Plt Bupati Sidoarjo segera menggelar rapat koordinasi dengan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

“Supaya masing-masing (OPD) bisa langsung tancap gas untuk melaksanakan berbagai mandat. Terutama yang ada di dalam struktur APBD (Sidoarjo) 2020,” jelasnya.

Dia berharap, perjalanan pemerintahan di Pemkab Sidoarjo tetap bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarkat Sidoarjo. Sehingga suasana kondusif terjaga dengan baik.

“Berbagai hal terkait kondusifitas suasana, baik di Pemkab, juga legislatif, dan seluruh kegiatan kemasyarakatan, saya kira kita semua berharap, bisa terkawal dan terjaga dengan baik,” tegasnya.

Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin menegaskan, dia akan berupaya melaksanakan tugas sebaik-baiknya dengan segera melakukan langkah cepat dan tepat di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

“Banyak hal, seperti, pertama, bagaimana supaya tidak ada suasana yang kurang bagus (di Sidoarjo). Kesolidan kami ini faktor penting supaya program pembangunan berjalan baik,” ujarnya.

Langkah lain yang akan dia ambil adalah memberikan dorongan moral kepada jajaran OPD di Pemkab Sidoarjo, ini berkaitan dengan operasi tangkap tangan yang juga melibatkan sejumlah pejabat OPD.

“Kami harus memberikan dorongan moral, karena ini merupakan musibah. Kepada semua pihak, terutama OPD. Karena ada OPD kami yang kena seperti PU. Kami akan melakukan langkah taktis untuk mengisi, sehingga berjalan baik,” pungkasnya. [tok/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar