Politik Pemerintahan

Tugu Landmark Keris Sumilang Gandring Percantik Kota Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Tugu Landmark Keris Sumilang Gandring senilai Rp 4,2 miliar diserahterimakan dari PT Wilmar Nabati Indonesia (WNI) ke Pemkab Gresik. Tugu landmark yang berlokasi
di Perempatan Sentolang jalan utama itu, berfungsi untuk mempercantik Kota Gresik.

Pemberian nama Landmark Keris Sumilang Gandring untuk menghormari jasa Bupati Gresik ke 8, Kanjeng Sepuh Sidayu (Pangeran Haryo Suryodiningrat) yang memiliki senjata pamungkas yang diberi nama keris sumilang gandring.

Direktur PT Wilmar Nabati Indonesia (WNI) Saronto Subagyo mengatakan, tugu landmark ini adalah murni hibah untuk mempercantik Kota Gresik. “Ide pembuatan tugu landmark ini awalnya malah dari Bupati Gresik. Setelah masuk dalam pembahasan. Lokasinya ditempatkan di jalan perempatan sentolang karena lokasinya berdekatan dengan perusahaan kami,” katanya, Selasa (16/07/2019).

Tugu dengan bangunan fisik berbentuk keris itu, memiliki tinggi sekitar 15 meter lebih. Di sekitar tugu landmark tersebut juga ada ornamen bangunan kecil mirip pintu gerbang makam Bupati Gresik pertama, Kanjeng Pospoenegoro. Selain itu, di sekitar tugus itu juga ditanami tanaman kurma, dan tanaman lainnya.

Terkait dengan serah terima Tugu Landmark Keris Sumilang Gandring itu. Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyatakan pemkab tidak menerima CSR dalam bentuk uang tunai. Semua pembangunan tugu tersebut dikelolah oleh pihak pengelolah hibah. Jadi, tidak ada kaitannya dalam hal pengelolahan keuangan. “Semua hibah yang diserahterimakan ke kami hanya berupa bangunan fisik. Bukan dalam bentuk anggaran,” ungkapnya.

Sambari menambahkan, setelah Tugu Landmark Keris Sumilang Gandring. Dalam waktu dekat, juga akan dibangun Landmark Garling (Gardu Suling) di Perempatan Kebomas, dan Tugu Landmark Gajah Mungkur di Perlimaan Sukorame. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar