Politik Pemerintahan

Tuban Jadi Tuan Rumah MTQ Jatim, Dishub Siapkan Rekayasa Arus Lalin

Pihak Dishub Tuban saat melakukan rapat koordinasi terkait persiapan rekayasa arus lalu lintas jelang MTQ Jatim

Tuban (beritajatim.com) – Sebagai upaya untuk menciptakan kelancaran serta memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan maupun pengunjung saat Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Jawa Timur, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban akan melakukan rekayasa arus lalu lintas, Rabu (23/10/2019).

Pemberlakukan arus khusus di sejumlah ruas jalanan yang ada di Kota Tuban itu akan diterapkan selama pelaksanaan MTQ Jatim yang akan dimulai pada tanggal 26 Oktober 2019 besuk. Penerapan rekayasa arus lalu lintas itu akan berlaku selama sekitar sepekan dalam rangka event tersebut.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, rencana rekayasa lalulintas tersebut sudah dirapatkan oleh Dishub Tuban bersama Forum Lalu Lintas yang melibatkan sejumlah pihak. Diantaranya adalah Satpol PP, pihak kepolisian Sat Lantas Polres Tuban, TNI termasuk Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemudan dan Olahraga, serta beberapa instansi terkait lainya.

“Rekayasa Lalu Lintas sebagaimana hasil rapat dengan kepolisian maupun instansi terkait akan kami berlakukan selama rangkaian kegiatan. Salah satunya pada saat kirap kendaraan hias pada tanggal 26 Oktober,” terang Muji Slamet, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban.

Lebih lanjut, Muji Slamet menambahkan bahwa saat pelaksanaan kirab kendaraan hias, sepanjang jalur tengah Kota Tuban, yakni jalan Basuki Rahmad, salan Sunan Kalijogo akan ditutup untuk umum sampai dengan pelaksanaan kegiatan selesai. Penutupan akan dimulai dari simpang tiga Bank Jatim Tuban dan kendaraan dari timur itu akan diarahkan ke jalan Brawijaya.

Gambaran rekayasa Arus Lalu Lintas saat pelaksanaan MTQ Jatim di Tuban

“Untuk sejumlah krosing yang ada di sepanjang jalur kirab akan dijaga oleh petugas Lalu Lintas Polres Tuban maupun Dinas Perhubungan. Kendaraan yang akan krosing akan diatur petugas yang berjaga di lokasi,” tambah Kepala Dishub Tuban itu.

Selain pengalihan arus dan penutupan jalur tengah Kota Tuban itu, yang tak kalah pentingnya adalah keberadaan becak yang biasa mengangkut peziarah makam Sunan Bonang yang ada di jalan KH Mustain. Yang mana mulai tangal 25 Oktober pukul 21.00 WIB sampai 26 Oktober 2019 pukul 23.00 Wib, becak di kawasan itu akan disterilkan, termasuk pedagang kaki lima.

“Penerapan ini untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan MTQ berjalan dengan lancar. Mohon dukungan seluruh masyarakat Tuban dan pengguna jalan agar memaklumi dan menaati Lalu Lintas,” paparnya.

Sementara itu, saat pelaksanaan upacara pembukaan MTQ, Dishub akan menyiapkan sejumlah lahan parkir yang tidak jauh dari pendopo dan alun alun. Yakni parkir VIP berada dj halaman Pendopo Tuban, parkir Undangan OPD di halaman kantor Pemda Tuban dan kenaraan pengangkut Kafilah akan ditempatkan di sepanjang jalan Veteran dan KH Musta’in. “Khusus pengunjung yang akan datang dalam kegiatan MTQ akan kami tempatkan kantong parkirnya di Pantai Boom, serta beberapa ruas jalan yang tidak jauh dari pusat kegiatan,” pungkasnya.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar