Politik Pemerintahan

Triarso dan Kader Akar Rumput Akan Duduki Kantor DPC PDIP Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Konflik yang terjadi usai Konfercab PDIP di Surabaya terus bergulir. Suara-suara keras mempertanyakan keputusan DPP partai berlogo banteng itu disuarakan kader di akar rumput.

Ketua PAC Sukomanunggal Triarso misalnya. Pria yang akrab disapa Cak Kabel itu meminta pihak DPP partai untuk transparan.

“DPP harus transparan. Kenapa bisa hasil Muscab yang hanya merekomendasi nama Pak Whisnu malah tidak didengar sama sekali. Ada apa ini dengan DPP,” ujarnya, Selasa (9/7/2019).

Dalam rangka mempertanyakan hal itu, Triarso mengungkapkan jika dirinya bersama PAC-PAC PDIP lainnya akan menduduki kantor DPC PDIP Kota Surabaya. “Nanti malam akan kita duduki,” tegasnya.

“Kita akan menggelar mimbar keprihatinan atas keputusan DPP yang tidak transparan ini. Doa bersama pun akan kita gelar. Total 26 DPC sudah bersama kami,” ujar Triarso lebih lanjut.

Pendudukan yang dilakukan pun, menurutnya akan berlangsung tanpa batas waktu. “Sampai DPP menjelaskan kepada kami kenapa,” cetusnya.

“Selama ini, belum ada sosok yang bisa menggantikam Pak Whisnu. Pak Adi Sutarwijono pun pernah mengakui itu di media massa. Bahkan Pak Sekjen pernah menyebut jika kepengurusan di Surabaya berkategori baik sehingga tidak perlu ada perubahan,” pungkas Triarso.

Sebagai informasi, posisi Whisnu Sakti Buana sebagai Ketua DPC PDIP Kota Surabaya digantikan oleh Adi Sutarwiyono pada Konferensi Cabang Zona Surabaya yang digelar DPD PDIP Perjuangan Jatim pada hari Minggu (7/7/2019).

Adi Sutarwiyono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya terpilih dengan keputusan Dewan Pimpinan Pusat bersama dengan Taru Sasmita sebagai Bendahara dan Baktiono selaku Sekretaris. [ifw/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar