Politik Pemerintahan

Tokoh Masyarakat Malang Tak Ingin Ada Kerusuhan Pasca Pilpres

Malang (beritajatim.com) – Sejumlah tokoh masyarakat desa di wilayah Kabupaten Malang menolak adanya gerakan-gerakan mengatasnamakan rakyat yang justru, memicu kerusuhan massal.

“Kami atas nama tokoh masyarakat Sumberejo Pagak, berharap kepada saudaraku baik petani, nelayan, tokoh masyarakat dan pemuda, tokoh tomas serta cendekiawan dimanapun berada, menolak adanya kerusuhan dalam bentuk apapun dan kami merindukan kedamaian,” tegas Gatot Subroto, salah satu Tokoh Masyarakat Sumberejo, Selasa (11/6/2019).

Kata Gatot, hasil Pilpres yang kini masih diselesaikan tingkat MK, hendaknya mampu merukunkan dan kembali merajut persatuan masing-masing pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. “Dengan mengedepankan prinsip-prinsip kemanusiaan dan persatuan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika, mari kita jaga negeri ini bersama-sama. Kami menolak keras adanya kerusuhan di Indonesia,” ujar Gatot.

“Semoga bangsa Indonesia menjadi bangsa makmur dan sejahtera, bermartabat serta aman sentausa atas ridho Allah SWT,” Gatot menambahkan. (yog/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar