Politik Pemerintahan

TKD Jatim: Bojonegoro Bukan Lagi Kandang Prabowo

Surabaya (beritajatim.com) – Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim untuk pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin bersama jajaran koalisi dan relawan optimistis bisa membalikkan keadaan di daerah-daerah yang pada Pilpres 2014 masih dimenangkan Prabowo Subianto. Salah satunya di Bojonegoro.

“Kami baru saja ke Bojonegoro, konsolidasi lebih dari seribu relawan. Ada tokoh masyarakat dan dunia usaha yang di belakangnya ada para pekerja. Juga, ada para purnawirawan TNI dan Polri dari Bojonegoro. Semuanya satu suara menangkan Jokowi, pertebal kemenangan,” tegas Ketua TKD Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin melalui rilis yang diterima beritajatim.com, Minggu (24/3/2019).

Tampak hadir dalam konsolidasi itu Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, para pengusaha seperti Supramu dan Suprapto Santoso serta pimpinan partai koalisi.

Pada Pilpres 2014, Prabowo Subianto mendapatkan 51,71 persen di Bojonegoro. Sedangkan, Jokowi 48,29 persen.

“Di survei terakhir, Bojonegoro sudah dimenangkan Pak Jokowi. Kita harapkan ini bisa tembus 70 persen untuk kemenangan Pak Jokowi. Itulah cara rakyat dalam mengapresiasi kinerja Pak Jokowi, sekaligus menghukum pihak-pihak yang mungkin lebih suka memainkan model kampanye murahan dengan melempar hoaks dan fitnah,” ujar Machfud.

Mantan Kapolda Jatim ini menambahkan, seusai konsolidasi di Bojonegoro, tim dan relawan terus bergerak menyisir semua segmen pemilih. Mereka menjadi garda terdepan pemenangan yang menyapa rakyat dari rumah ke rumah.

“Kabarkan ke semua orang tentang Pak Jokowi yang berkinerja hebatdan KH Ma’ruf Amin sosok ulama cerdas dan santun,” tuturnya.

Machfud menegaskan, acara-acara konsolidasi maupun temu relawan bukan merupakan puncak kerja pemenangan, tapi justru merupakan awal dan penguat kerja pemenangan.

“Tugas berikutnya yang sudah, sedang, dan akan terus dilakukan adalah bergerak masif sampai bawah. Ajak keluarga dan saudara coblos Jokowi. Lalu geser ke kanan kiri rumah, yaitu para tetangga, 100 meter tetangga kanan, 100 meter tetangga kiri, 100 meter yang seberang jalan rumah. Semua rumah itu dimasuki, diajak memilih Pak Jokowi,” tuturnya.

Machfud menambahkan, saat ini telah memasuki fase rapat umum alias kampanye terbuka. Di fase-fase krusial ini tim tetap melakukan aktivitas turun ke bawah.

“Jadi tetap pararel. Kampanye terbuka ada, kampanye yang bersifat door to door, pertemuan-pertemuan warga, tetap jalan. Saksi juga sudah persiapan. Muaranya pertebal kemenangan Pak Jokowi di Jatim,” pungkas Machfud. [tok/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar