Politik Pemerintahan

Kecewa Kinerja Bawaslu Pamekasan

Timses Prabowo-Sandi Pamekasan Ancam Lapor Bawaslu Jatim

Pamekasan (beritajatim.com) – Timses Prabowo-Sandi mengaku kecewa dengan kinerja Bawaslu Pamekasan, terkait laporan keterlibatan oknum anggota Polri di lingkungan Polres Pamekasan yang justru belum diregistrasi.

Padahal mereka sudah melakukan laporan oknum Polri yang diduga melakukan kampanye politik ke Bawaslu Pamekasan di Jl Segara, Kamis (4/4/2019) lalu. Terlebih dalam laporan tersebut pihaknya juga sudah melengkapi sejumlah berkas laporan.

Apalagi dalam laporan tersebut justru melihatkan oknum anggota Polri yang berkampanye dan mengarahkan untuk mendukung salah satu pasangan capres cawapres Jokowi-Ma’ruf pada pelaksanaan Pemilu 2019.

Bahkan mereka juga berencana melaporkan peristiwa tersebut ke Bawaslu Provinsi Jawa Timur, andaikan laporan ke Bawaslu Pamekasan tidak diindahkan dan atau bahkan diabaikan. Padahal semestinya instansi Polri harus netral dalam pelaksanaan pesta demokrasi yang dijadwalkan digelar 17 April 2019 mendatang.

“Sebenarnya kami sudah layangkan aduan ke Bawaslu Pamekasan sejak 4 April 2019 lalu, tapi hingga saat ini justru tak diregistrasi. Maka jangan salahkan kami kalau nanti nekat melaporkan hal ini ke Bawaslu Jatim,” kata Perwakilan Timses Prabowo-Sandi Pamekasan, Khairul Kalam, Selasa (9/4/2019).

Terlebih saat mereka menindak lanjuti laporan ke Kantor Bawaslu Pamekasan, Senin (8/4/2019) kemarin. Justru hanya menerima deadline proses investigasi untuk sepekan kedepan. “Saat ini kami masih memiliki kepercayaan pada Bawaslu Pamekasan, tapi jika tidak ada niat baik kami akan bertindak tegas,” ungkapnya.

Sementara Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi (HDI) Bawaslu Pamekasan,  Hanafi membantah tudingan dari timses capres cawapres nomor urut 2. “Sebenarnya kami sudah melakukan registrasi terhadap laporan tim pemenangan Prabowo-Sandi, tapi laporannya masih kita pelajari apa masuk pelanggaran atau tidak,” ungkapnya.

Dari itu pihaknya meminta agar Timses Prabowo-Sandi, agar bersabar. Sebab laporan yang diajukan sudah memenuhi syarat formil maupun materil. “Jadi tunggu saja, kami juga harus melakukan investigasi apa itu masuk kategori pelanggaran atau bukan,” pungkasnya. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar