Politik Pemerintahan

Pilbup Kediri 2020

Tes Panwascam Kabupaten Kediri Gunakan Sistem CAT

Kediri (beritajatim.com) – Seleksi penerimaan anggota panitia pengawas pemilihan kecamatan (Panwascam) di Kabupaten Kediri dilakukan berbeda dari tahun sebelumnya. Pada tahun ini, penerimaan akan menggunakan sistem computer assisted test atau CAT. Sistem baru ini untuk menjaga integritas dan obyektivitas badan pengawas pemilu dalam melakukan seleksi.

Pelaksanaan seleksi berbasis online atau CAT ini merupakan gebrakan perdana Bawaslu RI dalam perekrutan pengawas adhoc tingkat kecamatan. CAT merupakan metode seleksi dengan alat bantu komputer dalam rangka mengikuti perkembangan teknologi informasi.

“Sistem tes tulis CAT mirip dengan tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dimana setelah peserta menyelesaikan soal ujian tertulis, langsung bisa diketahui hasilnya. Sementara pereode sebelumnya, seleksi administrasi dan tes tulis secara manual, kemudian dilanjutkan tes wawancara,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri, Saidatul Umah.

Masih katanya, seleksi dijadwalkan pada 13 hingga 17 Desember mendatang. Namun, karena keterbatasan perangkat komputer yang dimiliki, Bawaslu Kabupaten Kediri bekerjasama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) YP 17 Pare, sebagai tempat tes.

Untuk diketahui, Bawaslu Kabupaten Kediri membuka seleksi anggota panwascam sebanyak 78 orang untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri 2020. Pendaftaran peserta dibuka sejak 27 November lalu hingga 3 Desember 2019. Sampai hari kelima pembukaan, telah ada 108 pendaftar. Sementara hingga Senin kemarin, jumlah pendaftar telah tercatat mencapai 186 orang.

Setiap pelamar diwajibkan berdomisili di Kabupaten Kediri. Adapun syarat lainnya  yang harus dipenuhi pendaftar, pertama berusia minimal 25 tahun dan tidak terlibat dalam partai politik. Adapun syarat administrasi lainnya yaitu, bebas narkoba serta sehat secara jasmani dan rohani. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar