Politik Pemerintahan

Terobosan Kader NU Bojonegoro, Warung Gratis Bagi Pencoblos

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kader Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Bojonegoro membuka posko warung kopi gratis bagi para pemilih. Antusias masyarakat yang mendatangi warung gratis tersebut cukup banyak. Kaula muda, bapak-bapak hingga kakek-kakek mendatangi posko.

“Syaratnya bisa ngopi gratis harus menunjukkan jarinya sudah tercelup tinta. Kalau belum tidak bisa,” ujar ketua penggerak demokrasi Alexander Mubarak di Bojonegoro Rabu, (17/4/2019).

Mereka yang berkumpul di warung gratis tersebut kemudian saling berbincang. Ada yang sambil menunggu waktu penghitungan suara di TPS. Warung kopi gratis tersebar di 73 desa di 24 kecamatan. Para penggerak demokrasi tersebut membuka posko warung kopi gratis mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Selain minum kopi dan teh, juga tersedia aneka macam camilan seperti tempe goreng, pisang goreng, onde-onde serta ketela goreng. Selain itu mereka juga menyediakan nasi bungkus gratis, bagi semua warga yang telah menggunakan hak pilihnya.

“Tujuan utamanya hanya untuk meningkatkan partisipasi pemilih menuju Pemilu sukses,” katanya.

Dia mengatakan, 73 posko yang menyediakan kopi dan makanan gratis tersebut biaya operasionalnya dari para kader NU dengan sistem infaq semampunya. “Ini adalah bagian dari kepedulian kader NU dalam mengawal demokrasi. Nyoblos itu keren,” kata Alexander.

Salah seorang warga Desa Temu, Kecamatan Kanor yang sempat singgah di warung kopi gratis usai mencoblos, Hadi, mengatakan penyediaan warung kopi gratis ini bisa menjadi tempat bagi warga yang usai mencoblos dan ingin berbagi cerita. “Kerukunan dan ketentraman Pemilu tergambar di warung kopi. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar