Politik Pemerintahan

Dikirimi Bingkisan Lebaran, Ini Yang Dilakukan Walikota Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Meski sudah disampaikan larangan memberikan bingkisan saat lebaran kepada Walikota Mojokerto, namun masih ada pihak yang memberikan parcel. Orang pertama di Kota Mojokerto ini akhirnya menyalurkan parcel tersebut ke panti asuhan terdekat.

Kabid Ketenteraman dan Ketertiban, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto, Hatta Amrullah mengatakan, Ning Ita (Walikota, red) menyampaikan tidak bisa menerima parcel maupun hadiah dalam bentuk apa pun saat ini. “Hal tersebut disampaikan ke semua orang,” ungkapnya, Kamis (30/5/2019).

Namun, Rabu (29/5/2019) kemarin ada satu Rumah Sakit (RS) swasta di Kota Mojokerto mengirim parcel lebaran ke rumah pribadi Ning Ita di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Penjaga tidak mengetahui dan tidak memahami amanat tersebut.

“Sehingga penjaga tidak enak saat menerima dan disampaikan ke Bu Wali. Nah, Bu Wali kembali menegaskan dengan segala hormat memohon maaf tidak bisa menerima dalam bentuk apa pun sehingga parcel diarahkan ke panti asuhan terdekat,” katanya.

Masih kata Kabid Ketenteraman dan Ketertiban, imbauan dan larangan tersebut memang masih dalam bentuk lisan. Namun, Kamis sore akan dipasang stiker terkait imbauan dan larangan menerima bingkisan di rumah dinas, rumah pribadi dan Pemkot Mojokerto.

Parcel tersebut akhirnya diserahkan Kabid Ketenteraman dan Ketertiban, Satpol PP Kota Mojokerto, Hatta Amrullah ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Nurul Falah di Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar