Politik Pemerintahan

Tanggul Bengawan Longsor, Wabup Tuban Larang Penambangan Pasir

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein saat melihat langsung perbaikan tanggul yang longsor. [Foto/Muthohar]

Tuban (beritajatim.com) – Guna memastikan kondisi tanggul Bengawan Solo yang mengalami longsor dan ambles hingga puluhan meter, Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein langsung meninjau kondisi terkini penanganan tanggul yang ada di Desa Sembungrejo, Kecamatan Plumpang, Jumat (29/11/2019).

Saat melakukan tinjuan, Wakil Bupati Tuban juga bedialog dengan pihak desa beserta sejumlah warga. Dia menyampaikan bahwa salah satu langkah untuk menanggulangi tanggul longsor, warga dilarang menambang pasir dan menyedot air secara berlebihan radius 600 meter dari titik longsor.

“Kepala desa harus melakukan sosialisasi maupun upaya persuasi agar warga desa bisa memahami kondisi penanganan tanggul. Jika memang kewalahan, Kades bisa berkoodinasi dengan kecamatan maupun kabupaten untuk diambil tindakan yang diperlukan,” tegas Noor Nahar Hussein.

Ia menjelaskan, langkah pelarangan penambangan pasir itu diambil agar tanggul tidak ambles kembali setelah dilakukan pengurukan. Berbagai upaya penanganan dimaksudkan untuk memberikan rasa aman bagi warga desa sekitar tanggul dan Kecamatan Plumpang.

“Tidak menutup kemungkinan, Pemkab Tuban juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Bojonegoro jika memang diperlukan. Mengingat pada Desember Kabupaten Tuban memasuki musim hujan, dan puncaknya di Februari,” tambahnya.

Wabup yang merupakan kelahiran Kecamatan Rengel itu meminta adanya kajian tentang kondisi tanah di wilayah sekitar Bengawan Solo di Desa Kedungrejo dan Sembungrejo. Sehingga diketahui struktur tanah sebagai dasar diambilnya tindakan selanjutnya.

“Otoriras penanganan tanggul berada pada BBWS Bengawan Solo. Meski demikian, Pemkab Tuban akan terus mendorong upaya percepatan perbaikan tanggul secara permanen. Sebagai langkah penanganan kedaruratan, tanggul dikuatkan dengan pedel untuk selanjutnya akan dipasang bronjong,” paparnya.

Dayat, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menerangkan, tanggul yang longsor sebelumnya telah ditangani dengan cara pengurukan pedel. Namun karena ada faktor lain, menyebabkan tanggul kembali ambles meski tidak signifikan.

“Minggu ini kita akan menunggu kondisi tanah stabil dahulu untuk kemudian dipasang bronjong,” ungkap Dayat, perwakilan BBWS Bengawan Solo saat ada kunjungan Wakil Bupati Tuban itu. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar