Politik Pemerintahan

Tagar #janganmaudipecah Bawa Kesejukan Jelang Coblosan

Surabaya (beritajatim.com) – Tagar #janganmaudipecah menjadi hastag yang mencoba menetralkan suasana politik yang masih saja memanas menjelang coblosan. Satu hari sebelum Pilpres 2019, bermunculan tagar-tagar yang melakukan pembelaan dari masing-masing calon. Tagar #janganmaudipecah mencoba mengajak masyarakat untuk kembali sadar siapapun pilihannya, kita masih tetap satu Indonesia.

Tagar ini seolah memperjelas perpecahan yang terjadi menjelang Pilpres 2019. Kekhawatiran mengenai kesatuan menjadi landasan adanya tagar ini. Sehingga tagar ini berusaha untuk mengingatkan kembali bahwa kita tetap satu Indonesia.

Sampai pukul 14.30 WIB, tagar ini masuk dalam 5 terpopuler di Indonesia. Meski belum mampu mengalahkan tagar #BismillahInsyaAllahPrabowo dan #01TheChampion, setidaknya kehadiran tagar ini menunjukan bahwa masyarakat Indonesia masih ingin bersatu.

Sekadar diketahui, banyaknya pembelahan antara kedua kubu Presiden menjadikan masyarakat terlalu berfokus pada satu sudut pandang saja. Padahal keduanya adalah sama-sama putra bangsa dengan cita-cita mulia.

Seperti yang di tulis oleh akun @eror_404found menulis “#janganmaudipecah Mereka sama-sama memajukan Indonesia”. Sudut pandang ini yang jarang menjadi sorotan masyarakat. Bahwa keduanya memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Dan keduanya punya satu tujuan yang sama untuk memajukan Indonesia hanya saja caranya yang berbeda.

Cuitan lainnya di twitter akun @Andhika_RA48 menanggapi ini dengan tulisan “#janganmaudipecah sesungguh’y kita masih satu darah, negeri kita juga indah, jgn dirusak dengan pecah belah” twit ini cukup menggelitik karena mengingatkan seolah mengingatkan kita apapun hasilnya nanti, kita tetap satu saudara sebagai masyarakat Indonesia. 17 April 2019 untuk mencari Presiden yang menyatukan Indonesia. Sehingga sebelum memilih dan setelah memilih harusnya kita masih tetap menyatu. [rma/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar