Politik Pemerintahan

Surabaya Segera Punya Rusunawa Sekelas Apartemen

Surabaya (beritajatim.com) – Tahun ini, Pemkot Surabaya akan membangun tiga rumah susun sewa (Rusunawa) baru di tiga wilayah. Rusun dengan sistem sewa dengan tarif murah ini diperuntukkan warga yang belum punya rumah.

Asal warga asli Kota Surabaya dengan menunjukkan KTP dan KK Surabaya berhak menempati rusun tersebut. “Sudah penandatangan kontrak pengerjaan proyek ketiga Rusunawa tersebut,” kata Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman, cipta karya dan tata ruang (DPRKPCKTR) Mochamad Taufik Siswanto.

Ketiganya akan dikerjakan bersamaan. Taufik optimistis bahwa akhir April ini sudah dimulai proyek pengerjaan Rusunawa tersebut. Fisik bangunan rusun dengan sistem sewa per bulan itu akan mulai pengerjaannya Mei. “Ketiga Rusunawa itu menempati lahan milik Pemkot sehingga dipastikan pengerjaan sesuai jadwal. Tak perlu pembebasan lahan,” kata Taufik.

Ketiga Rusunawa baru yang segera dibangun itu adalah Rusunawa Indrapura dengan kapasitas 150 unit. Kemudian Rusunawa Babat Jerawat kapasitas 100 unit dan Rusunawa Gunung Anyar kapasitas 100 unit. Rencananya Rusunawa itu akan dibangun dengan model baru. Tidak seperti Rusunawa saat ini. Akan dibangun lebih moderen dan bikin lebih nyaman. Taufik menuturkan bangunannya akan lebih baik.

Ditargetkan akhir tahun ini ketiga Rusunawaitu tuntas dikerjakan. Selanjutnya, awal tahun depan ketiganya sudah bisa ditempati. Mereka yang berhak menempati adalah yang mengajukan ke Pemkot. Dibangunnya tiga Rusunawa baru itu melengkapi 18 Rusunawa yang sudah lebih dulu ada. Semua Rusunawa itu dikelola Pemkot di bawah Dinas Bangunan dan Tanah. Karena Rusunawa maka berlaku sewa bukan gratis.

Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya Maria Ekawati Rahayu saat dikonfirmasi mengakui bahwa ada lahan Pemkot yang tahun ini untuk Pembangunan Rusunawa. Semua warga Surabaya yang belum memiliki rumah berkesempatan menempati Rusunawa tersebut. Penempatan warga ini sesuai dengan kebutuhan warga sekitar.

Yayuk menuturkan bahwa Ketentuannya adalah 10 persen diperuntukkan bagi warga yang telah mengajukan permohonan. Kemudian 10 persen sisanya utk mengsntisipasi warga yg tinggal di saluran atau di aset pemkot tanpa izin. Selebihnya untuk semua warga. “Soal tarif Rusunawa yang jelas akan tetep lebih terjangkau. Nanti kami sampaikan lagi detailnya,” kata Yayuk. [ifw/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar