Politik Pemerintahan

Sumenep Lumbung Pekerja, PT HKE Berangkatkan 1500 Orang ke Kaltim

Sosialisasi pemberangkatan tenaga kerja perkebunan

Sumenep (beritajatim.com) – Kabupaten Sumenep dinilai mempunyai tenaga kerja yang cukup potensial. Karena itu, PT Hutama Karya Energi (HKE) mulai melirik warga Sumenep untuk diberangkatkan bekerja di perkebunan di Kalimantan Timur.

“Perkebunan kami memproduksi kayu untuk bahan kertas dan tisu. Lumayan luas lahannya. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi warga Sumenep yang ingin bekerja disana,” kata Direktur utama PT Hutama Karya Energi, Prayogi, Kamis (19/9/2019).

Menurutnya, dengan membuka lapangan kerja perkebunan di Kalimantan Timur bagi warga Sumenep, merupakan pintu masuk memperkenalkan Sumenep ke luar.

“Kita akan membuktikan bahwa tenaga kerja Sumenep ini layak. Kalau nantinya Sumenep sudah jadi lumbung pekerja, maka perusahaan-perusahaan lain akan kesini. Sumenep bisa jadi Barometer. Selama ini untuk tenaga kerja perkebunan baru Pacitan dan Trenggalek yang menguasai,” paparnya.

Menurut Yogi, perusahaannya sengaja memilih warga Sumenep sebagai tenaga kerja perkebunan yang akan diberangkatkan ke Kaltim dengan beberapa pertimbangan. Salah satunya, tipikal masyarakat penanam tembakau, sesuai dengan spesifikasi perusahaannya.

“Secara teknis, menanam tembakau dan menanam pohon eukaliptus milik kami ini sama. Bahkan menurut saya pekerjaannya lebih ringan, karena jumlah bibit pohon per hektar yang ditanam, hanya 1300. Jauh lebih sedikit dibanding jumlah bibit tembakau per hektar,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Yogi, pihaknya memilih Sumenep karena masyarakatnya dinilai pekerja keras dan militan. Secara kultur, masyarakat Sumenep cukup halus dibanding wilayah Madura lainnya,” paparnya.

Ia menjelaskan, dengan pemberangkatan tenaga kerja Sumenep ke Kalimantan Timur, diharapkan ada konektivitas Kaltim dengan Sumenep. Salah satunya dengan penerbangan.

“Tahun ini kami akan memberangkatkan 1.500 orang untuk bekerja di perkebunan. Itu akan diangkut bertahap menggunakan pesawat. Dan Sumenep punya bandara. Kami bisa full boked 70 orang untuk satu kali pemberangkatan tenaga kerja,” terangnya.

PT HKE menjanjikan akan menggaji pekerja perkebunan dengan upah yang sangat layak menggunakan standar UMK Kaltim. Pekerja juga diikutkan BPJS ketenagakerjaan, sehingga akan mendapatkan uang jaminan hari tua. Selain itu juga mendapatkan suplai bahan makanan. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar