Politik Pemerintahan

Strategi Partai Berkarya Kediri Pertajam Timsus dalam Menggaet Suara Masyarakat

Kediri (beritajatim.com) — Mendekati pencoblosan, seluruh partai politik peserta Pemilu 2019 melakukan pemantapan dalam menyusun strategi untuk mencari suara masyarakat sebanyak-banyaknya. Seperti yang dilakukan oleh Partai Berkarya di Kota Kediri ini.

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Berkarya Kota Kediri menggelar rapat evaluasi terhadap kiner tim khusus (Timsus) penggalang dukungan warga. Kegiatan berlangsung di sebuah kafe yang ada di Jalan Jaksa Agung, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

“Target perolehan kursi kita, kalau tingkat Kota Kediri per dapil satu kursi, sehingga totalnya 3 kursi. Untuk Kabupaten Kediri juga sama 3 kursi, DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil VIII 1 kursi, dan DPR RI Dapil VI satu kursi,” ujar Ketua DPD Partai Berkarya Kota Kediri, Sigit Joko Suwarsono.

Sigit yang juga Ketua Tim Pemenangan Hasanudin, Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur nomor urut 5 untuk Dapil VIII (Kota dan Kabupaten Kediri) ini memimpin jalannya rapat evaluasi timsus. Dalam rapat ini, pihaknya memanggil sebanyak 38 anggota timsus dari tingkat kecamatan di kota maupun Kabupaten Kediri.

“Kami mengumpulkan tim khusus kita sebanyak 38 kecamatan untuk mengevaluasi target suara sebesar 80.000. Saya berharap semua timsus yang hadir bisa memberikan kabar baik terkaiat target kita,” beber Sigit.

Dalam rapat evaluasi ini, Sigit, memberikan strartegi bagaimana cara efisien dan praktis dalam menggaet pemilih di waktu yang singkat, karena masa pemungutan suara sudah sangat dekat. Tujuannya, agar perolehan suara di tingkat gress road yang selama ini sudah dibina dapat terus dikendalikan.

“Kami selalu menawarkan program visi dan misi Partai Berkarya saat bertemu dengan masyarakat. Kita ajak warga dekat dengan wakil rakyatnya. Semua Timsus di lapangan wajib menginstruksikan pada kordes (koordinator desa) dan korsun (koordinator dusun) supaya langsung turun ke bawah yaitu door to door. Kita targetkan satu Timsus sebanyak 3.000 – 5.000 suara. Alhamdulillah, dari pertengahan Februari 2019 lalu, sudah 80 persen,” bebernya.

Terpisah, Hasanudin, Caleg DPRD Partai Berkarya Dapil VIII kota dan Kabupaten Kediri yang berpotensi mengatakan, selain akan memperjuangkan aspirasi warga dan program pemerintah, ia berjanji akan selalu dekat dengan masyarakat.

“Kita akan mengawal program dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan tepat sasaran di masyarakat. Contohnya, program beasiswa sampai tingkat SMA gratis di Jawa Timur, akan kita pastikan sampai pada masyarakat,” janjinya.

Pengusaha minyak dan gas Kediri ini melihat bahwa kebutuhan masyarakat di kota dan Kabupaten Kediri yang menjadi dapilnya berbeda. Menurutnya, warga Kabupaten Kediri lebih membutuhkan di bidang pertanian, sementara di Kota Kediri pada infrastruktur dan sosial.

“Saya menghendaki nanti, terhadap dana aspirasi masyarakat memang harus diberikan kepada masyaakat. Akan kita kawal penyalurannya hingga betul-betul di tangan masyarakat penerima,” tutup caleg yang diunggulkan tersebut.

Untuk diketahui, rapat evaluasi Timsus ini juga dihadiri oleh para Caleg tingkat DPRD kota dan Kabupaten Kediri dari Partai Berkarya. Antara lain, Caleg Caleg DPRD Kabupaten Kediri nomor urut 1 Triani, Caleg DPRD Kota Kediri nomor urut 1 Dapil I (Kecamatan Kota) Wendy Kartika Rini, Caleg DPRD Kota Kediri Nomor urut 2 Dapil II (Kecamatan Pesantren) Nunuk Miunarsih.

Kemudian, Caleg DPRD Kota Kediri Nomor Urut 2 Dapil III (Mojoroto) Intah Pawestri, Caleg DPRD Kabupaten Kediri Nomor urut 1 Dapil 2 (Purwoasri, Badas, Kunjang, Plemahan dan Pare) Alfi Lailatul Mufidah dan Caleg DPRD Kabupaten Kediri Nomor urut 1 Dapil 1 (Ngasem, Gurah, Pagu, Kayen Kidul, Gampengrejo dan Papar) Suyanto. [nng/ted].

Apa Reaksi Anda?

Komentar