Politik Pemerintahan

SPBE Solusi Jangka Panjang Persoalan Pegawai di Pemkab Ponorogo

Wakil Bupati Soedjarno. [Foto: Istimewa]

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemkab Ponorogo akan mempersiapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Penerapan sistem tersebut, kata Wakil Bupati Soedjarno, bisa menjadi salah satu solusi jangka panjang tentang kepegawaian.

“Pemkab juga harus bisa beradaptasi dengan perkembangan dan kemajuan zaman,” ujar Wabup Soedjarno saat ditemui di car free day (CFD), Minggu (22/9/2019).

Soedjarno mengakui butuh waktu untuk bisa siap menerapkan sistem tersebut. Namun dengan SPBE, nantinya semua organisasi perangkat daerah (OPD) akan terintegrasi. Jadi ada efisiensi dalam sisi kepegawaian, karena tergantikan oleh sistem tersebut. “Ini nantinya menjadi salah satu solusi atas kurangnya pegawai di lingkungan Pemkab,” katanya.

Sekedar diketahui, angka pegawai negeri sipil (PNS) yang pensiun memang selalu tinggi. Dalam jangka panjang, rekrutmen saja tidak cukup. Soedjarno menyebut bahwa jumlah PNS pemkab yang pensiun berkisar di angka 350-an tiap tahunnya. Banyak diantara mereka yang pensiun menempati posisi fungsional.

“Solusi jangka pendeknya ya merekrut pegawai baru. Yakni dengan menggelar seleksi CPNS dan rekrutmen calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK),” ungkapnya.

Namun permasalahannya, seleksi dan rekrutmen itu semua bergantung pada kebijakan pemerintah pusat. Mulai dari dasar perundangannya hingga sistem penyelenggaraan seleksinya. “Tahun ini usulan formasi sudah disampaikan pada pemerintah pusat. Paling banyak untuk tenaga pendidik dan kesehatan,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar