Politik Pemerintahan

September, 161 Pilkades Serentak di Jember

Eko Heru Sunarso (kiri) dan M. Jamil (kanan)

Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 161 pemilihan kepala desa di Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan digelar serentak sepanjang September 2019. Ada empat kali pemilihan serentak setiap Kamis, yakni pada tanggal 5, 12, 19, dan 26 September.

“Masing-masing ada yang 40 pilkades, 38 pilkades, 41 pilkades,” kata Asisten I Pemerintah Kabupaten Jember M. Jamil, Selasa (18/6/2019).

Panitia pilkades dibentuk Badan Permusyawaratan Desa. Sementara di Pemerintah Kabupaten Jember, ada kepanitiaan pengadaan logistik pilkades. “Surat suara di Bagian Umum, kotak suara di Bagian Pembangunan, sosialisasi di Bagian Humas, bilik dan papan rekapitulasi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. Mereka bukan dalam artian penanggungjawab pelaksanaan tahapan pilkades. Tanggungjawabnya menyediakan logistik,” kata Jamil.

APBD tidak menganggarkan operasional kepanitiaan tingkat desa. “Kalau di kabupaten langsung sesuai penganggaran awal, khusus untuk pengadaan barang,” kata Jamil. Anggaran itu melekat di masing-masing organisasi perangkat daerah terkait.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Jember Eko Heru Sunarso mengatakan, ada tiga sumber dana pelaksanaan pilkades yakni anggaran pendapatan belanja daerah, anggaran pendapatan belanja desa, dan sumbangan pihak ketiga. “Kalau APBD jelas berupa barang seperti bilik suara, kotak suara,” katanya.

Pemkab Jember memperkirakan anggaran logistik masing-masing pilkades sekitar Rp 70 juta. “Tapi setelah dilaksanakan lelang, itu masih bisa diminimalisir. Sisanya seperti tenda, sound system, sosialisasi, rapat panitia, rapat musyawarah desa ditanggung oleh APBDes. Kalau memang kurang, dimintakan pihak ketiga. Itu pun bukan panitia yang menentukan besarnya. Itu di forum Musdes (Musyawarah Desa),” kata Heru.

Besarnya anggaran penyelenggaraan pilkades tidak sama, karena tergantung pada jumlah pemilih. Namun Heru memperkirakan total biaya satu penyelenggaraan pilkades berkisar Rp 100-200 juta. “Kami sekarang pada 18-20 Juni masih tahapan pembentukan panitia,” kata Heru. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar