Politik Pemerintahan

Seperti Reyog, Bupati Ipong Ingin Ponorogo Punya Makanan Khas yang Mendunia

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni

Ponorogo (beritajatim.com) – Tidak hanya menawarkan wisata alam dan budayanya, tahun kunjungan wisata untuk Ponorogo pada 2019 ini juga menawarkan wisata yang lain. Yakni wisata kuliner yang belakangan ini digarap serius oleh Dinas Pariwisata Ponorogo.

Setelah sukses mengadakan event pesta durian di lokasi Telaga Ngebel pada bulan Februari 2019, kali ini ada acara festival jajanan khas Ponorogo yang diadakan di hall mal PCC pada Minggu (21/4/2019).

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni yang hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan bahwa acara seperti ini sebenarnya sudah sering diadakan oleh PKK dan Dinas Ketahanan Pangan Pemkab Ponorogo. Namun kalau ini yang menggelar Dinas Pariwisata, pasti konteksnya untuk menarik para wisatawan untuk datang ke Ponorogo.

”Dengan masifnya kegiatan seperti ini, saya ingin Ponorogo memiliki makanan yang khas dan sudah menasional,” katanya saat ditemui beritajatim.com, Minggu.

Meski Ia tahu untuk tahun ini belum bisa terealisasi, pihaknya ingin tahun-tahun depan ada makanan khas yang sudah menasional bahkan mendunia. Ipong mengambil contoh, empek-empek Palembang yang sampai saat ini sudah menasional.

”Kalau dibudaya kita sudah ada reyog yang mendunia. Namun untuk makanan khas belum, semoga tahun-tahun depan terealisasi,” katanya.

Selama ini, kata Ipong, sate yang saat ini menjadi makanan khas Ponorogo. Namun, sate ini banyak diklaim banyak daerah juga, seperti sate madura, sate empal, sate lilit dan masih banyak lagi.

Ipong menyebut, dulu Ponorogo juga terkenal dengan produksi rengginan sama lempeng ketan.Tapi untuk sekarang, rengginan juga banyak diproduksi oleh daerah lain. Begitupun juga dengan kuliner jenang juga seperti itu. Dia berharao dengan banyak event seperti ini nantinya akan tercipta makanan khas yang berkarakter kuat. yang bisa dijadikan makanan khas Ponorogo yang menasional.

”Jadi nanti kalau ada orang berkunjung ke Ponorogo, angan-angannya segera membeli makanan khas dari Ponorogo,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar