Politik Pemerintahan

Sepakat Dengan Megawati, Untari: Kader PDIP Jangan Hanya Pencitraan, Tapi Kerja

Sri Untari bersama kader PDI-P lainnya di Rakernas partai.

Malang (beritajatim.com) – Sekertaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari, sepakat dengan pidato Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri di Rakernas partainya. Mega saat itu berpesan politisi PDI Perjuangan jangan menjadi politisi yang populis, namun bekerja nyata untuk masyarakat, adalah sebagai kewajiban.

“Politisi tidak saja pandai pencitraan agar populer semata, tapi juga harus memiliki kemauan yang kuat untuk bekerja keras demi masyarakat. Intruksi Ibu Mega sangat jelas, tidak boleh hanya cari popularitas semata, namun harus ada pekerjaan yang dilakukan secara kongkret,” kata Sri Untari, Sabtu, (11/1/2020).

Wanita yang digadang-gadang bakal maju di Pilbup Bupati 2020 itu menyebut, intruksi ketua umum harus harus menjadi bahan interospeksi bagi seluruh kader PDI-P yang jadi kepala daerah maupun anggota legislatif di seluruh Indonesia.

“Saat ini yang dibutuhkan adalah kerja, kerja dan kerja. Bukan hanya pencitraan semata namun tidak ada keputusan politik yang dihasilkan. Pemimpin tidak hanya pintar memainkan kata-kata, namun mau turun ke bawah dan menyelesaikan masalah yang ada di dalam masyarakat,” papar Sri Untari.

Sri Untari, mengatakan pidato Megawati pada Rakernas partai merupakan hal yang sangat substantif. Perintah sang ketua umum sebaiknya tidak saja diikuti oleh para kader PDI Perjuangan, namun juga layak direnungkan oleh semua pemimpin bangsa.

“Pesan itu adalah pesan kebangsaan untuk semua politisi, apalagi menjelang Pilkada. Kami ingin masyarakat bisa cerdas dalam memilih pemimpin, tidak hanya populis, namun juga memiliki kapasitas dan yang terpenting adalah mempunyai kemauan turun ke lapangan,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar