Politik Pemerintahan

Selama 2018

Sengketa Buruh di Bojonegoro Mayoritas Soal Kontrak Kerja

Bojonegoro (beritajatim.com) – Selama 2018 ada 10 kasus sengketa industrial tenaga kerja yang ditangani oleh mediator Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro.

Dari kasus tersebut, satu 3kasus karena perselisihan hak kepentingan yang tidak tercantum dalam perjanjian kontrak kerja. Pekerja itu kemudian menuntut haknya yang di luar perjanjian kontrak tersebut.

Kepala Disperinaker Kabupaten Bojonegoro, Agus Supriyanto mengatakan, sedangkan enam kasus menyangkut ketenagakerjaan yakni tentang pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pelanggaran ringan. “Pemberhentian ini seharusnya bisa dilakukan perusahaan jika memang melakukan pelanggaran berat,” jelasnya, Rabu (1/5/2019).

Menurut Agus Supriyanto perselisihan itu bisa diselesaikan sebagian besar dengan menggunakan perjanjian kontrak kerja baru dengan anjuran mediator Disperinaker dan tiga kasus masih proses. “Imbauan kami, agar tenaga kerja ini membaca dan mencermati perjanjian kontrak dulu, jika tidak jelas atau masih ragu-ragu bisa dikonsultasikan dengan pihak Disperinaker,” imbuhnya. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar