Politik Pemerintahan

Tak Penuhi Syarat Bikin Fraksi

Sejumlah Parpol di Pamekasan Lakukan Penjajakan Koalisi

Ketua DPC PBB Pamekasan, HM Suli Faris.

Pamekasan (beritajatim.com) – Lima dari total 10 partai politik (parpol) yang mendelegasikan kader mereka sebagai wakil rakyat, harus menjalin koalisi guna membentuk fraksi di Gedung DPRD Pamekasan, Jl Kabupaten 107 Pamekasan.

Sebab berdasar regulasi di lingkungan DPRD Pamekasan, batas minimal fraksi harus terdiri dari empat orang dari satu parpol yang sama. Kurang dari itu, mereka harus menjalin koalisi guna membentuk fraksi di DPRD Pamekasan.

Kelima parpol tersebut masing-masing Partai Golkar dan Partai Bulan Bintang (PBB) dengan delegasi sebanyak 3 (tiga) kader, disusul Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai NasDem sebanyak 2 (dua) kader, serta Partai Perindo hanya 1 (satu) kader.

“Saat ini kita masih penjajakan dengan beberapa parpol, baik dengan (Partai) Golkar, PAN (Partai Amanat Nasional), NasDem maupun Perindo,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bukan Bintang (PBB) Pamekasan, Suli Faris, Sabtu (24/8/2019).

Disinggung soal peluang parpol yang bakal dijadikan sebagai koalisi di DPRD Pamekasan, pihaknya enggan mengungkapkan secara detail dan lebih memilih fokus pada tahapan penjajakan dengan parpol lain. “Dalam waktu dekat Insya’ Allah rampung, apalagi saat ini para anggota dewan sudah dilantik,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan petinggi Partai Golkar Pamekasan, Sulaisi Abdurrazaq yang menilai saat ini parpolnya tengah menjalin komunikasi intens dengan parpol lain untuk koalisi fraksi. “Saat ini masih penjajakan, dalam waktu dekat kelar,” jelasnya.

Seperti diketahui, dari total 10 parpol yang mendelegasikan kader dan anggota mereka ke kursi legislatif. Tercatat hanya lima parpol berbeda yang dipastikan bisa membentuk fraksi tersendiri di gedung wakil rakyat di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

Kelima parpol tersebut terdiri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang kembali mencatatkan diri sebagai parpol terbanyak yang mendelegasikan kader mereka sebagai wakil rakyat, yakni sebanyak 12 orang dari lima Daerah Pemilihan (Dapil) berbeda di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan.

Disusul Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan delegasi sebanyak 7 (tujuh) anggota dewan, Partai Demokrat dengan 6 (enam) kader, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebanyak 5 (lima) kader, serta Partai Gerindra sebanyak 4 (empat) kader atau di bawah angka minimal regulasi fraksi.

Namun dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) kali ini yang digelar serentak 17 April 2019, tidak ada satupun perwakilan dari parpol pemenang Pemilu 2019 dalam skala nasional, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan alias PDI Perjuangan. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar