Politik Pemerintahan

Sandiaga Uno Ingin Bisnis Lagi di Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno sudah dua kali datang dan melakukan kampanye di Kabupaten Bojonegoro. Kedatangan cawapres pasangan Prabowo Subianto itu selain mendulang suara dalam Pilpres mendatang juga ingin menghidupkan kembali bisnisnya di Kota Ledre.

Salah satu bisnis yang dibangun di Bojonegoro adalah kilang minyak Tri Wahana Universal (TWU). Dia menyayangkan kilang minyak yang menurutnya dibangun dengan investasi ratusan juta dolar itu kini sudah tidak beroperasi. Selain itu, adanya kilang minyak tersebut juga bisa menjadi lahan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

“Kalau kita jadi (presiden dan wakil presiden) akan fokus dalam pengembangan energi baru terbarukan. Apalagi di Bojonegoro potensi energi migasnya juga besar jadi harus dirasakan oleh masyarakat langsung,” ujarnya saat melakukan kampanye di Gedung Tri Dharma, Jalan Jaksa Agung Suprapto, bersama sejumlah pelaku UMKM, Jumat (15/2/2019).

Kilang minyak di Bojonegoro yang susah payah dibangun, membuatnya sangat sedih jika harus ditutup karena kebijakan pemerintah. Padahal, lanjut dia, adanya kilang ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan bisa dikelola BUMD sehingga menambah nilai eksplorasi migas dan menguntungkan dalam PAD. Selain itu, lanjut dia, ada produk yang bisa dibanggakan dari Bojonegoro.

“Apalagi sekarang susah kalau mau membangun kilang baru. Bagi kami, jika dalam pengelolaan sesuai dengan hukum yang berlaku dan kesepakatan bisnis tidak masalah,” ungkapnya saat ditanya rencana pengaktifan kembali kilang minyak di Bojonegoro.

Sangat ironis, kata dia, jika masyarakat Kabupaten Bojonegoro masih dibebani harga tarif listrik dan bahan bakar minyak yang mahal. Dibawah Prabowo – Sandi, dia mengaku dalam dua sampai tiga tahun harga kebutuhan energi yang mahal ini akan diselesaikan. “Kita harus pastikan Pasal 30 UUD 45 dimana hasil kekayaan alam ini sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Untuk membangun ekonomi di Kabupaten Bojonegoro ini, kata Sandi, sangat mungkin karena terdapat sumberdaya alam yang melimpah. Selain itu, dari segi pertanian, usaha mikro, kecil dan menengah juga banyak. “Prabowo – Sandi akan fokus dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat bersama UMKM,” katanya.

Fokus pemberdayaan ekonomi yang dilakukan ini, menurut dia juga akan didukung dengan kebijakan yang pro terhadap rakyat. Termasuk dalam penyediaan bibit, pupuk yang langka dan harga panen yang anjlok ini, kata dia karena tidak ada kebijakan yang mengaturnya. “Saat panen bagi petani, Prabowo – Sandi akan stop impor,” terangnya.

Sekadar diketahui, dalam melakukan kampanye di Kabupaten Bojonegoro, diawali dengan melakukan senam pagi di Alun-alun Bojonegoro dan sarapan Soto Ayam, kemudian dilanjutkan melakukan kampanye terbuka dengan pelaku UMKM di Gedung Tri Dharma, dan diakhiri dialog bersama para pekerja kasur lantai di Kecamatan Baureno. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar