Politik Pemerintahan

Sampang Bebas Dari Status Daerah Tertinggal

Sampang (beritajatim.com) – Kabupaten Sampang menjadi salah satu daerah di Provinsi Jawa Timur, yang dicabut statusnya sebagai daerah tertinggal oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Keputusan tersebut tertuang dalam Nomor 79 Tahun 2019 tentang Penetapan Kabupaten Daerah Tertinggal yang Terentaskan Tahun 2015-2019.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat dan seluruh pihak terkait yang telah bekerja keras melakukan berbagai upaya untuk memajukan daerahnya.

“Dengan lepasnya status sebagai daerah tertinggal ini, berkat usaha dan kerja keras Pemerintah Daerah beserta masyarakat setempat, tak lupa juga atas koordinasi yang baik dengan Provinsi,” terangnya, Minggu (4/8/2019).

Lanjut pria yang akrap disapa Aba Idi ini menjelaskan, upaya untuk mengurangi sejumlah aspek penyebab ketertinggalan, Pemkab dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait secara terpadu terus bekerja meningkatkan prasarana dan pelayanan kesehatan, ekonomi, transportasi, informasi dan pendidikan.

“Semoga predikat ini terus dipertahankan hingga masuk dalam kategori daerah berkembang,” harapnya.

Sekedar diketahui, daerah yang terentaskan dari predikat sebagai daerah tertingal terdiri dari 62 Kabupaten dari 23 Provinsi. Untuk Jatim sendiri meliputi empat daerah yaitu, Kabupaten Bondowoso, Situbondo, Bangkalan, dan Sampang.[sar/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar