Politik Pemerintahan

Risma dan Khofifah Akhirnya Duduk Bersama, Apa yang Dibicarakan?

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akhirnya duduk bersama sambil bersantap sore di Surabaya, Minggu (10/2/2019).

Momen ini adalah pertemuan pertama keduanya setelah sempat berseberangan pandangan politik di Pilgub Jawa Timur 2018.

Pada saat itu, Wali Kota Risma menjadi tokoh Kepala Daerah yang memperkuat pemenangan rival Khofifah, yakni Saifullah Yusuf alias Gus Ipul yang berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno.

Risma bahkan ketika itu mendapatkan mandat khusus dari PDIP untuk bisa membawa kemenangan Gus Ipul – Puti Guntur Soekarno. Tensi keduanya sempat meninggi akibat video kampanye Risma yang cukup keras viral di media sosial.

Namun ternyata, suasana santap sore Khofifah dan Risma kali ini begitu cair. Risma yang membawa jajaran kepala OPD menyambut kedatangan Khofifah dengan hangat. Sedangkan Khofifah juga tampak didampingi tim navigasi. Seperti KH Zahrul Azhar Asad dan juga Prof Masud Said.

“Bagaimana kondisi kakinya,” sapa Khofifah pada Risma begitu sampai ke rumah makan. “Sudah bu, ini sudah mendingan,” jawa Risma.

Keduanya lalu disambut dengan sajian makanan khas Jawa Timur. Mulai sate, masakan udang, dan juga urap-urap. Tak ketinggalan, keduanya juga berbagi lorjuk. “Ayo bu, ini ada lorjuk,” kata Risma menawarkan piring berisi lorjuk.

Keduanya pun gayeng ngobrol membicarakan banyak hal. Mulai obrolan tentang kota Surabaya, dan kondisi masalah pendidikan dan sosial di Surabaya.

Suasana cair ini terjadi jelang tiga hari pelantikan Khofifah menjadi Gubernur Jawa Timur yang akan dilakukan 13 Februari 2019. [ifw/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar