Politik Pemerintahan

Riset: Maraknya Begal Jadi Perhatian Warga Surabaya

foto/ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) – Permasalahan keamanan di Kota Pahlawan menjadi perhatian bagi masyarakat Surabaya. Hal itu tergambar dari hasil riset yang dilakukan oleh Pusat Riset Pilkada Jatim JTV bersama dengan Tim Survei Pilkada ITS Surabaya.

“Berada di posisi pertama terkait permasalahan sosial, masyarakat Surabaya masih mengkhawatirkan masalah keamanan. Seperti maraknya begal atau pencurian. Ini skornya 3.85. Tapi, meski di posisi pertama, dengan skor di kisaran 3 ini berarti hanya dianggap masalah yang cukup ringan,” kata Agnes Tuti Rumiati, tenaga ahli Tim Survei Pilkada ITS Surabaya pada hari Jumat (14/2/2020).

Di posisi kedua, masalah sosial yang menjadi sorotan bagi warga Kota Surabaya adalah gelandangan dan pengemis. “Ini berada di posisi kedua dengan skor 3.92. masih masuk kategori cukup ringan juga,” jelas Tuti.

Di sisi lain, kesuksesan penutupan Dolly yang dilakukan Wali Kota Risma ternyata juga berdampak pada perhatian masyarakat Kota Surabaya. Buktinya, keberadaan tempat praktik prostitusi di Kota Pahlawan masuk pada kategori sangat ringan pada hasil riset ini.

“Berada di 12 dengan skor 4.50. Masih berada di bawah masalah geng motor yang ada di urutan ke-9 dengan skor 4.23 dan konflik antar masyarakat yang ada di urutan ke-7 dengan skor 4.19,” beber Tuti.

Sebagai informasi, riset yang dilakukan kali ini menggunakan metode random sampling dengan 450 responden. Margin of error sebesar 5 persen.(ifw/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar