Politik Pemerintahan

Ribuan Pelajar Menari Massal di Puncak Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1215

Kediri (beritajatim.com) — Ribuan pelajar di Kabupaten Kediri mengikuti tarian massal di kawasan Monumen Simpang Lima Gumul Kediri. Jumlah mereka sebanyak 1.215 orang penari yang disesuaikan dengan usia Kabupaten Kediri pada tahun 2019 ini.

Ada empat tarian yang dipersembahkan kepada penonton yakni, Tarian Topeng Panji Gagahan Alus, Panji Laras, Sarinjingku dan Sang Bagawanta Bhari. Untuk Tari Topeng Panji Gagahan Alus sendiri menceritakan sosok Raden Panji Laras sebagai kesatria alus yang diidolakan oleh banyak orang

Sedangkan Tarian Panji Laras berkisah tentang rasa kasih sayang Raden Panji terhadap ayam jago miliknya, yang merupakan wahyu dari Tuhan, dengan perantara burung elang. Ayam jago tersebut mengantarkannya bertemu dengan ayahnya Sang Raja.

Adapun Tarian Sarinjingku menceritakan tentang alat multi guna dari bahan bambu yang diperjuangkan melalui seni dengan tujuan agar masyarakat mencintai produk anti polusi itu untuk anak.

Disusul dengan tarian terakhir adalah Tari Sang Bagawanta Bhari yang menceritakan legenda asal usul sungai harinjing dan lahirnya Kabupaten Kediri. Dikisahkan bahwa bumi Kediri pernah mengalami kekeringan panjang. Masyarakat kebingungan mencari air untuk kebutuhan sehari-hari.

Kemudian datang seorang Bagawanta Bhari di tanah Kediri. Sang Bagawan kemudian mengajak masyarakat untuk berdoa kepada Tuhan. Ditengah proses berdoa yang dipanjatkan tersebut, Bagawanta Bhari mendapatkan petunjuk.

Dia diminta untuk membuat sungai dengan sehelai daun. Sungai tersebut akhirnya diberi nama Sungai Harinjing yang lestari hingga saat ini. Kabar tersebut sampai terdengar oleh Raja Rakai Dyah Tulodong yang akhirnya memberikan hadiah wilayah bumi pardikan kepada masyarakat. Peristiwa tersebut dituangkan dalam Prasasti Harinjing.

Pertunjukkan seni tari ini memberikan hiburan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Kediri dan sekitarnya. dr. Hj. Haryanti Sutrisno, Bupati Kediri mengakui, sekarang ini peringatan Hari Jadi dengan berbagai kegiatan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Kediri, hingga ke pelosok desa. “Kami bersyukur seluruh masyarakat bisa menikmatinya,” kata Haryanti.

Peringatan hari jadi Kabupaten Kediri ke-1215 tahun ini mengambil tema ‘Nyawiji Hanyengkuyung Kadiri, Hanggayuk Mukti yang memiliki makna semua elemen di kabupaten kediri bisa lebih bersinergi untuk kemajuan Kabupaten Kediri, mulai dari Pemerintahan dan hingga rakyat. [adv kominfo/nng]

Apa Reaksi Anda?

Komentar