Politik Pemerintahan

Retribusi Sampah dari Proyek J-TB di DLH Sebesar Rp 60 Juta/Tahun

Bojonegoro (beritajatim.com) – Retribusi pengelolaan sampah dari pengerjaan proyek pengembangan lapangan Jambaran-Tiung Biru (J-TB) yang diterima Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro setiap tahun sebesar Rp60 juta.

Sampah rumah tangga yang dihasilkan berupa sisa makanan dan bungkus makanan dari pekerja proyek. Sampah-sampah tersebut diangkut dan dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro setiap dua hari sekali.

“Itupun, volumenya masih kecil, satu sampai tiga kubik. Pengambilan sampah dilakukan setiap dua hari sekali,” ujar Kepala Bidang Persampahan, DLH, Sholeh Fatoni, Kamis (18/7/2019).

Fathoni, sapaan akrabnya, mengatakan, dalam melaksanakan pembuangan sampah tersebut, DLH melakukan perjanjian dengan sub kontraktor PT Rekind untuk membayarkan retribusi sampah setiap bulan. “Perjanjian pengelolaan sampah ini dilakukan Mei 2019 lalu,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, saat ini volume sampah di TPA Banjarsari setiap harinya mampu menampung sebesar 200 sampai 250 kubik baik sampah organik maupun non organik. Sebagian besar, sampah diolah sendiri untuk listrik, biogas, dan pupuk. “Sampah diolah sendiri dan digunakan kalangan sendiri,” pungkasnya. [lus/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar